Efektivitas Pelatihan Dzikir dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa pada Lansia Penderita Hipertensi

Olivia Dwi Kumala, Yogi Kusprayogi, Fuad Nashori

Abstract


This study aims to determine whether there is a decrease in blood pressure and an increase in peace of soul after dhikr training being given to the elderly who suffer from hypertension. Subjects in this study were 9 elderly female people with the age range of 55-70 years. The method used in this research was experimental with pretest and posttest models. Training was conducted in 7 sessions. Measurements were performed before training (prettest) and after the training ended (posttest). Then the data was analyzed by Wilcoxon rank test using SPSS 16. Based on the data analysis, hypothesis test scores were Z = -2.627 and p = 0.008 (p <0.05). These results indicated a significant difference between the level of peace of soul in the delivery of training before and after training sessions. 


Keywords


Dhikr training, hypertension, peace of soul

Full Text:

PDF

References


Al Ghazali. (1984). Ihya Ulumuddin Bab Ajaibu Qolbi, Terj. Ismail Yakub, Jilid 4, Jakarta: Tirta Mas.

Andria, K.M. (2013). Hubungan antara Perilaku Olahraga, Stres dan Pola Makan dengan Tingkat Hipertensi pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukokilo Kota Surabaya, Jurnal Promkes, 1(2).

Anggraini, W.N. & Subandi. (2014). Pengaruh Terapi Relaksasi Zikir untuk Menurunkan Stres pada Penderita Hipertensi Esensial, Jurnal Intervensi Psikologi, 6(1), 81-102.

Anshori, A. (2003). Dzikir demi Kebaikan Jiwa, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Asmaran, A. (1992). Pengantar Studi Akhlak, Jakarta: Rajawali Pers.

Budiyanto, K.A.M. (2002). Gizi dan Kesehatan Edisi I, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Chandiramani, K. & Khan, W. (2013). Post-traumatic Growth and Subjective Well Being among Breast Cancer Patients, Journal of Positive Psychology, 4(3), 401-406.

Craigie, F.C., Greenwold, M.A., Larson, D.B., Sherrill, K.A., Larson, S.S., Lyons, J.S., & Thielman, S.B. (1992). Associations between Dimensions of Religious Commitment and Mental Health Reported in the American, Journal of Psychiatry and Archives of General Psychiatry, 1978-1989.

Dewi, S.R. (2016). Spiritualitas dan Persepsi Kesehatan Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mayang Jember, The Indonesian Journal of Health Sciene, 6(2), 228-237.

Depkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar, Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Diener, E., Lucas, R.E., & Oishi, S. (2002). Subjective Well Being: The Science of Happiness and Life Satisfaction, Dalam Snyder, C.R. dan Lopez, S.J. (Eds.) The Handbook of Positive Psychology (pp. 63-73), New York: Oxford University Press.

Diener, E., Scollon, C.N. & Lucas, R.E. (2003). The Envolving Concept of Subjective Well-being: The Multifaceted Nature of Happiness, Advances in Cell Aging and Gerontology, 15, 187-219.

Gunawan, L. (2001). Hipertensi Tekanan Darah Tinggi, Yogyakarta: Kanisius.

Hawari, D. (2005). Al-Qur’an: Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa, Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Prima Yasa.

Kartini, K. & Jenny, A. (1989). Hygiene Mental dan Kesehatan Mental dalam Islam, Bandung: Mandar Maju.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Hipertensi, InfoDATIN Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 17 Mei 2014. Jakarta Selatan.

Kaplan, N.M. (2010). Clinical Hypertension 11th ed, Lippincott: Williams & Wilkins.

Kiongdo. (1977). Penatalaksanaan Faktor-Faktor Risiko Kardiovaskuler pada Penderita Hipertensi, Jurnal Medika, 33(1).

Kozier, Erb, Berman, & Snyder. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik, Jakarta: EGC.

Lawson, R.W., Arthur, J., BarskyVictor, R.G. & Kaplan, N.M. (2007). Systemic Hypertension: Mechanisms and Diagnosis, Philadelphia: Saunders Elsevier.

Linden, W., Lenz, J.W., & Con, A.H. (2001). Individualized Stress Management for Primary Hyper-tension, Arch intern Med, (8), 71-80.

Lulu. (2002). Dzikir dan Ketenangan Jiwa: Studi pada Majelis Dzikrul Ghofilin, Cilandak, Ampera Raya, Jakarta, Jurnal Tazkiya, (2).

Mowat, H. (2007). Gerontological Chaplaincy: The Spiritual Needs of Older People and Staff who Work With Them, Scottish Journal of Healthcare Chaplaincy, 10(1), 27-31.

Muchlas, M. (1997). Hubungan antara Penyakit-penyakit Infeksi dan Kardiovaskuler dengan Depresi, Berita Kedokteran Masyarakat, 13(0), 75-82.

Mustofa, A. (2006). Dzikir Tauhid, Surabaya: PADMA Press.

Naewbood, S., Surajkool, S., & Kantharadussadee, S. (2012). The Role of Religion in Relation to Blood Pressure Control among a Southern California Thai Population with Hypertension, Journal religious Health, 3(51), 187-197.

Nevid, J.S., Rathus, S.A. & Greene, B. (2005). Psikologi Abnormal, Edisi Kelima, Jilid 2, Jakarta: Penerbit Erlangga.

Rusdi, A. (2016). Efektivitas Salat Taubat dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa, Laporan Penelitian, Yogyakarta: Program Studi Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia.

Sari, A.E. (2015). Pengaruh Pengamalan Dzikir terhadap Ketenangan Jiwa di Majlisul Dzakirin Kamulan Durenan Trenggalek, Skripsi, Jurusan Tasawuf Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.

Sidabutar, R.P. & Prodjosujadi, W. (1990). Ilmu Penyakit Dalam II, Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

South, M., Bidjuni, H., & Malara, R.T. (2014). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Unsrat ejournal, 2(1).

Subandi, M.A. (2009). Psikologi Dzikir: Fenomenologi Dzikir Tawakal Pengalaman Transformasi Religius, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiharto, Aris. (2007). Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Grade II pada Masyarakat di Kabupaten Karanganyar, Tesis, Universitas Diponegoro.

Suryati, A. (2005). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Hipertensi Essential di Rumah Sakit Islam Jakarta Tahun 2005, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 2, 183-193.

Utami, M.S. (2009). Keterlibatan dalam Kegiatan dan Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa, Jurnal Psikologi, 36(2).

Wahyunita, D., Afiatin, T., & Kumolohadi, R.A.R. (2014). Pengaruh Pelatihan

Relaksasi Zikir terhadap Peningkatan

Kesejahteraan Subjektif Istri yang Mengalami Infertilitas, Jurnal Intervensi Psikologi, 6(1).

WHO. (2011). Global Atlas on Cardiovascular Disease Prevention and Control, WHO Press. Geneva, Switzerland.

Ya’kub, Hamzah. (1996). Etika Islam, Bandung: CV Diponegoro.

Yurisaldi. (2010). Berdzikir untuk Kesehatan Saraf, Jakarta: Zaman.




DOI: https://doi.org/10.15575/psy.v4i1.1260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


web
stats

View My Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.