Makna Religius Foto Jurnalistik Secercah Cahaya Dalam Remang Gulita Karya Hizqil Fadl Rohman Pada Suakaonline.com
Keywords:
Foto Cerita, Religius, SemiotikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna religius dalam foto cerita “Secercah Cahaya Dalam Remang Gulita†oleh Hizqil Fadl Rohman di lensa.suakaonline.com. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui tiga tahapan pemaknaan seperti denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa foto cerita berjudul “Secercah Cahaya Dalam Remang Gulita†karya Hizqil Fadl Rohman memiliki makna denotasi, konotasi, dan mitos. Secara denotasi, foto menggambarkan kisah para penyandang tunanetra yang berada di sebuah pondok guna untuk menghafal Al-Qur’an. Secara konotasi, foto menceritakan keadaan para penyandang tunanetra dengan keterbatasan fisik berupa penglihatan yang mereka miliki, untuk menghafal dan membaca Al-Qur’an dibantu alat berupa mushaf Braille dan mp3. Makna mitos yang ditemukan adalah para penyandang tunanetra merasakan hambatan membaca, sehingga kesulitan untuk menghafal. Namun adanya alat bantu mushaf Braille dan Mp3 mereka terbantu dengan adanya rasa percaya diri, keyakinan, kesungguhan yang mereka miliki.References
Alwi, M. A. (2004). Foto Jurnalistik: Metode Memotret dan Mengirim Foto ke Media Massa. Jakarta: Bumi Aksara.
Budiman, K. (2004). Semiotika Visual. Yogyakarta: Buku Baik dan Yayasan Seni Cemeti.
Budiman, K. (2011). Semiotika Visual. Yogyakarta: Jalasutra.
Budiman, M. (2001). Semiotika dalam Tafsir Sastra: Antara Riffaterre dan Barthes. Bahan Pelatihan Semiotika, 20-31.
Dulwahab, E. (2016). Reabrending Dakwah di Media. Anida. Vol.15.
Fakhruroji, M. (2020). Bahasa Agama di Media Sosial: Analisis Framing pada Media Sosial “Islam Populerâ€. Jurnal Bimas Isla. Vol 13. No 2.
Fiske, J. (2007). Culture and Communication Studies. Yogyakarta: Jalasutra.
Kurniawan. (2001). Semiologi Roland Barthes. Magelang: Yayasan Indonesiatera.
Muzakki, Akhmad, (2007), Kontribusi Semiotika dalam Memahami Bahasa Agama, UIN Malang Press, Malang.
Nawiroh, I. (2014). Jurnalistik Suatu Pengantar. Bogor: Ghalia Indonesia.
Sobur, A. (2002). Analisis Teks Media; Suatu Pengantar untuk Analisis Framming. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, A. (2004). Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Sobur, A. (2006). Semiotika Komunikasi, Analisis Teks Media Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, dan Analisis Framing. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sobur, A. (2009). Analisis Teks Media. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, A. (2009). Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, A. (2013). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia
Solehudin, M. (2012). Analisis Jurnalistik Foto Berita Spot Newspersib Di Harian Sindo Edisi Jawa Barat. Skripsi. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.
Vera, N. (2014). Semiotika dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Wajidi. (2011). Akulturasi Budaya Banjar di Banua Halat. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Downloads
Published
Issue
Section
License
LETTER OF COPYRIGHT ASSIGNMENT
Â
As an author of Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam of Program Islamic Communication and Broadcasting, Dakwah and Communication Faculty, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, I, who sign below:
 Declare:Â
Â
- My paper is authentic; my own writing and it has not been published/proposed on any other journals and publication.
- My paper is not plagiarism but my original idea/research.
- My paper is not written by other help, except with Board of Editors and Reviewers recommendation who have been chosen by this journal.
- In my paper, there are no other writings or opinions except referred in bibliography and relevant with the rule of writing in this journal.
- I give all my copyright of this paper to this journal include the right for managing and publication.
- I make this assignment surely. If there are distortion and untruth in this assignment, later, I will take responsibility as the current law. Â