PENEMUAN HUKUM CERAI GUGAT OLEH HAKIM PADA PENGADILAN AGAMA BERDASAR PARADIGMA POST-POSITIVISME
DOI:
https://doi.org/10.15575/as.v23i2.15001Keywords:
Rechtvinding, Judicial Divorce, Post-Positivism Paradigm, Substantive justiceAbstract
References
Aisyah, Nur. “Peranan Hakim Peradilan Agaslama Dalam Penerapan Hukum Islam Di Indonesia.†Al-Qadau 5, no. 1 (2018).
Arliman, Laurensius. “Kedudukan Ketetapan Mpr Dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia.†Lex Jurnalica (Journal of Law) 13, no. 3 (2016): 158–70.
Bachri, Indra. “Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Kelas I A Kota Medan : Studi Kasus Perkara Isbat Nikah Nomor Reg : 51 / Pdt . P / 2015 / PA Medan.†At-Tafahum 1, no. 1 (2017): 82–98.
Carto Nuryanto. “Penegakan Hukum Oleh Hakim Dalam Putusannya Antara Kepastian Hukum Dan Keadilan.†Jurnal Hukum Khaira Ummah 13, no. 1 (2018): 71–84.
Egon G Guba & Yvonna S. Lincoln. Competing Paradigms in Qualitative Research. N. K. Denz. Sage: Thousand Oaks, 1994.
Fakhria, Sheila. “Cerai Gugat Dan Implikasinya Terhadap Hak-Hak Finansial Perempuan.†Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 1 (2019): 91–119. https://doi.org/10.33367/legitima.v1i1.648.
Fauzi, Hanif. “Isbat Nikah Pasangan di Bawah Umur Di Pengadilan Agama Purwakarta.†Asy-Syari’ah 23, no. 1 (August 2021): 150–51. https://doi.org/10.15575/as.v23i1.11005.
Fitri, Hidayati. “Peran Hakim Peradilan Agama Dalam Mewujudkan Keadilan Dan Kepastian Hukum Melalui Putusan.†Jurnal Juris 10, no. 1 (2011): 27–39.
George Ritzer. “Paradigms Yvonna S. Lincoln And Egon G. Guba.†The Blackwell Encyclopedia of Sociology, 2007.
Gufron, Amir. “Inklusifisme Islam Di Indonesia.†Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat 11, no. 1 (2014): 1. https://doi.org/10.22515/ajpif.v11i1.1195.
Hartono, Rudi. “Keyakinan Hakim dalam Memutus Perkara Perceraian (Studi Terhadap Putusan-Putusan Hakim Peradilan Agama Ambarawa).†Unnes of Law Journal - Jurnal Hukum Universitas Semarang 3, no. 2 (2014): 75–83. https://doi.org/10.15294/ulj.v3i2.4545.
Helmi, Muhammad. “Ontologi Penelitian Hukum Islam Berbasis Paradigma Guba Dan Lincoln.†Jurnal Hukum Islam 18, no. 1 (2020): 1–20.
———. “Penemuan Hukum Oleh Hakim Berdasarkan Paradigma Konstruktivisme.†Kanun Jurnal Ilmu Hukum 22, no. 1 (2020): 111–32. https://doi.org/10.24815/kanun.v22i1.14792.
Helmi, Muhammad, Nyoman Putra Jaya, and R B Sularto. “Transformation of Legal Discovery in Court Decision In Indonesia by Using Guba And Lincoln Paradigm.†TEST 83, no. March-April (2020): 5884–89.
Hidayat, Arif. “Penemuan Hukum Melalui Penafsiran Hakim Dalam Putusan Pengadilan.†Pandecta (Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang) 8, no. 2 (2013): 153–69. https://doi.org/10.15294/pandecta
.v8i2.2682.
Huda, Ni’matul. “Kedudukan Peraturan Daerah Dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan.†Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 13, no. 1 (2006): 27–37. https://doi.org/10.20885/iustum.vol13.iss1.art2.
Indarti, Erlyn. Diskresi Dan Paradigma Sebuah Telaah Filsafat Hukum. Pengukuhan. Semarang: Universitas Diponegoro, 2010.
Karmawan. “Profesionalisme Hakim dalam Penyelesaian Perkara Perdata Islam di Pengadilan Agama Provinsi Banten.†Mumtaz 3, no. 1 (2019): 251–67.
Kushidayati, Lina. “Legal Reasoning Perempuan Dalam Perkara Gugat Cerai Di Pengadilan Agama Kudus Tahun 2014.†Yudisia 6, no. 1 (2015): 141–59.
Labaso, Syahrial. “Paradigma Integrasi-Interkoneksi di Tengah Kompleksitas Problem Kemanusiaan.†Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat 15, no. 2 (2018): 335. https://doi.org/10.22515/ajpif.v15i2.1462.
Manan, Abdul. “Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Praktek Hukum Acara Di Peradilan Agama.†Jurnal Hukum dan Peradilan 2, no. 2 (2013): 189–202. https://doi.org/10.25216/jhp.2.2.2013.189-202.
———. Penerapan Hukum Acara Perdata Di Lingkungan Peradilan Agama. Cet. II. Jakarta: Yayasan Al Hikmah, 2001.
Martam, Nurmin K. “Tinjauan Yuridis Tentang Rechtvinding (Penemuan Hukum) Dalam Hukum Perdata Indonesia.†Jurnal Cahaya Keadilan 5, no. 2 (2017). https://doi.org/10.33884/jck.v5i2.797.
Merryman, John Henry. The Civil Law Tradition: An Introduction To The Legal System Of Western Europe And Latin America. 2nd ed. California: Stanford University Press, 1985.
Muhammad Gazali Rahman. “Kompilasi Hukum Islam Sebagai Hukum Terapan Bagi Hakim Pengadilan Agama.†Jurnal Tahkim 11, no. 2 (2015): 66–88.
Pranata, Robert, Erlyn Indarti, and Tri Laksmi Indraswari. “Penemuan Hukum Dan Paradigma : Suatu Telaah Filsafat Hukum Tentang Proses Peradilan Pidana Di Pengadilan Negeri Kota Semarang.†Diponegoro Law Journal 5, no. 4 (2016): 1–20.
Safriadi, Faisal A. Rani, and Muhammad Saleh. “Penemuan Hukum Oleh Hakim Mahkamah Konstitusi Dalam Perkara Pengujian Undang-Undang Di Indonesia.†Syiah Kuala Law Journal : 2, no. 3 (2018): 388–403.
Setyanegara, Ery. “Kebebasan Hakim Memutus Perkara Dalam Konteks Pancasila (Ditinjau Dari Keadi Lan ‘Substantif’).†Jurnal Hukum Dan Pembangunan 43, no. 4 (2013).
Siah Khosyi’ah dan Aan Tsamrotul Fuadah. “Rechtvinding Tentang Waris Beda Agama Di Pengadilan Agama Kota Bandung.†Asy-Syari ‘ Ah 21, no. 2 (2019): 148.
Talli, Abdul Halim. “Integritas Dan Sikap Aktif-Argumentatif Hakim Dalam Pemeriksaan Perkara.†Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan 3, no. 1 (2014): 1–15.
Wantu, FenceM. “Mewujudkan Kepastian Hukum, Keadilan Dan Kemanfaatan Dalam Putusan Hakim Di Peradilan Perdata.†Jurnal Dinamika Hukum 12, no. 3 (2012): 479–90. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2012.12.3.121.
Wignjosoebroto. Hukum : Paradigma, Metode, Dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: Elsam-Huma, 2002.
Yusra, Dhoni. “Perceraian Dan Akibatnya.†Lex Jurnalica 2, no. 3 (2005): 22–33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
The author whose published manuscript approved the following provisions:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).