IMPLEMENTASI QUALITY CONTROL CIRCLE MELALUI INTEGRASI METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL DAN DESIGN FOR SIX SIGMA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL BENGKEL AHASS
(Studi Kasus di PT Daya Anugrah Mandiri, Surabaya)
DOI:
https://doi.org/10.15575/jb.v5i1.53315Keywords:
Quality Control Circle (QCC), Statistical Process Control (SPC), Design for Six Sigma (DFSS), Kinerja Operasional, AHASS.Abstract
Industri layanan purnajual otomotif roda dua di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kualitas servis dan efisiensi operasional di tengah persaingan yang semakin ketat. PT Daya Anugrah Mandiri (Daya Motor) cabang Surabaya sebagai salah satu jaringan bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorised Servis Station) menghadapi permasalahan hambatan kerja (bottleneck) dan variabilitas kualitas layanan yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan metode Quality Control Circle (QCC) dengan Statistical Process Control (SPC) dan kerangka kerja Design for Six Sigma (DFSS) guna meningkatkan kinerja operasional bengkel secara sistematis. Metodologi penelitian yang digunakan mengikuti siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) yang diperkuat dengan pendekatan DMADV (Define-Measure-Analyze-Design-Verify) dari Six Sigma. Penggunaan SPC difokuskan pada pemetaan kontrol kualitas proses servis melalui peta kendali (control charts) dan diagram Pareto untuk mengidentifikasi cacat atau kegagalan servis yang dominan. Integrasi DFSS diaplikasikan untuk merancang ulang proses atau prosedur operasional yang lebih presisi guna meminimalisir kesalahan dari tahap desain layanan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya usulan perbaikan kerja yang mampu menurunkan tingkat pengerjaan ulang (rework), mempercepat waktu siklus servis (servis lead time), dan meningkatkan produktivitas mekanik. Implementasi integrasi metode ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi teknis pada lini produksi servis, tetapi juga membangun budaya kerja kolaboratif melalui Gugus Kendali Mutu (GKM) yang berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat daya saing PT Daya Anugrah Mandiri di pasar Surabaya yang dinamis.
References
Aisa, N. N., Guarsa, N. E., Setiawan, R., Audensi, F. D., & Prahara, R. B. (2022). Implementasi Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mempercepat Waktu Proses Pemasangan Sistem Penyangga Unit Motor Matic di Politeknik Astra. Technologic, 13(2).
Ardiansyah, M. R., & Muflihah, N. (2025). Penerapan Metode Quality Control Circle Dan Six Sigma Dalam Mengurangi Tingkat Cacat Pada Tahap Finishing Good. Jurnal Penelitian Bidang Inovasi & Pengelolaan Industri, 5(1), 64-75.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Fatah, A. A., & Setyawan, E. Y. (2023). Integrasi Metode Six Sigma dan SPC untuk Pengurangan Variabilitas Waktu Layanan Pada Industri Jasa. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 12(1), 1-8.
Ishikawa, K. (1985). What is Total Quality Control? The Japanese Way. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Jaya, I. R., & Nuha, A. R. (2025). Penerapan Metode Six Sigma DMAIC dengan Pendekatan Failure Mode and Effect Analysis pada Produk Roti Alfitra Bakerry. Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 433-441.
Khamaludin, K. K., & Respati, A. P. (2019). Implementasi Metode QCC untuk Menurunkan Jumlah Sisa Sampel Pengujian Compound. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 18(2), 176-185.
Kumar, V., et al. (2022). Lean Six Sigma Framework for Servis Quality Improvement in Automotive Servis Stations. International Journal of Quality & Reliability Management, 39(4), 901-920.
Madanhire, I., & Mbohwa, C. (2016). Application of statistical process control (SPC) in manufacturing industry in a developing country. Procedia Cirp, 40, 580-583.
Mizuno, S. (2020). Company-Wide Quality Control: A Retrospective on the Circle Movement. Asian Productivity Organization.
Montgomery, D. C. (2019). Introduction to Statistical Quality Control (8th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
Nashida, A. A., & Syahrullah, Y. (2021). Perbaikan Kualitas Pada Proses Produksi Kabel Type NYA dengan Metode Quality Control Circle (QCC) Pada Perusahaan Manufaktur Kabel di Banyumas. JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri), 3(2), 147-160.
Novansyah, R., & Harahap, U. N. (2022). Analisa Jumlah Produk Cacat untuk Meningkatkan Jumlah Produksi Lampu Halogen dengan Metode Quality Control Circle. Blend sains jurnal Teknik, 1(2), 97-106.
Pal, P., Guchhait, R., & Das, S. (2022). Enhancement of Manufacturing Process Performance using Statistical Process Control and Quality Circle Approach. Materials Today: Proceedings, 50, 2405-2410.
Pande, P. S., Neuman, R. P., & Cavanagh, R. R. (2023). The Six Sigma Way: How GE, Motorola, and Other Top Companies Are Honing Their Performance. McGraw-Hill Education.
Prakoso, S., & Putra, Y. A. (2020). Pengendalian Kualitas Twisted Cable Dengan Metode Seven Tools Dan Quality Control Circle (QCC) di PT Voksel Electric Tbk. Jupiter, 1(20), 89-108.
Pyzdek, T., & Keller, P. (2014). The Six Sigma Handbook (4th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Salaheldin, S. I., & Zain, M. (2007). How quality control circles enhance work safety: a case study. The TQM magazine, 19(3), 229-244.
Slack, N., Brandon-Jones, A., & Johnston, R. (2021). Operations Management. Pearson Education.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


