ANALISIS DAMPAK SEGREGASI GENDER DI PESANTREN TERHADAP PERILAKU SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.15575/kp.v3i2.11997Keywords:
Segregasi Gender, Perilaku, HomoseksualAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang pemberlakuan segregasi gender di Pesantren At-Thoriqiyah, khususnya. Dimana hal tersebut disandarkan pada nilai-nilai keislaman agar tidak bercampur antara laki-laki dan perempuan untuk meghindari kemaksiatan. Namun tidak dipungkiri bahwa pemberlakuan segregasi tersebut juga memicu munculnya perilaku-perilaku yang tabu dan bahkan jauh dari nilai kepantasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif-kualitatif dengan kategori penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan dengan pengamatan langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan munculnya beragam perilaku santri akibat dari segregasi pemondokan, yakni perilaku positif seperti semakin giatnya belajar dan beribadah, juga perilaku negatif seperti candaan di luar batas kewajaran, dorongan untuk berpacaran, dan perilaku homoseksual. Perilaku-perilaku negatif itu terjadi sebab dorongan internal bilogis (libido) pada diri santri yang menyebabkan disorganisasi nilai, baik nilai agama maupun nilai kesopanan, demi melampiaskan hasratnya. Sehingga butuh tinjauan kembali tentang pemberlakuan segregasi di pesantren mengingat banyaknya perilaku negatif yang bisa merusak citra dan nilai-nilai di pesantren.
References
Al-Hamdi, R. (2009). Santri sableng: sebuah catatan dari bilik pesantren. Leutika.
Asrohah, H. (2013). Transformasi Pesantren Pelembagaan Adaptasi, dan Respon Pesantren Dalam Menghadapi Perubahan Sosial. Jakarta: Dwiputra Pustaka Jaya.
Aviyah, E., & Farid, M. (2014). Religiusitas, kontrol diri dan kenakalan remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(02).
Dzulkarnain, I. (2006). Perilaku Homoseksual di ondok Pesantren. [Yogyakarta]: Universitas Gadjah Mada.
Dzulkarnain, I. (2012). Dekonstruksi Sosial Budaya Alaq Dalaq Di Madura. Yogjakarta: Pararaton.
Hawari, D. (2011). Pendekatan psikoreligi pada trauma bencana. Badan Penerbit, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.
Hikma, N. (2015). Aspek Psikologis Tokoh Utama Dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara (Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow). Jurnal Humanika, 3(15).
Kartono, K. (1919). Patologi sosial II: Kenakalan remaja. -.
Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif, cet. In Ke-30. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Muafiah, E. (2018). Realitas Segregasi Gender di Pesantren. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, Series 2, 1066–1078.
Munjiat, S. M. (2018). Peran agama islam dalam pembentukan pendidikan karakter usia remaja. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1).
Oetomo, D. (2001). Memberi suara pada yang bisu. Galang Press Yogyakarta.
Pujileksono, S. (2011). Masalah-masalah di penjara dalam studi sosial. Jurnal Salam, 12(2).
Rahmatullah, A. S., & Azhar, M. (2018). Pesantren Dan Homoseksualitas Kaum Santri (Studi Pada Pesantren Tua Salafiyyah dan Khalafiyyah di Kota Santri Jawa Timur). Jurnal Inferensi STAIN Salatiga Jurnal Penelitian Sosial Dan Keagamaan, 12.
Rahmatullah, A. S., & Purnomo, H. (2020). KENAKALAN REMAJA KAUM SANTRI DI PESANTREN‎(TELAAH DESKRIPTIF-FENOMENOLOGIS)‎. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 222–245.
Rahmawati, A. (2015). Kepatuhan santri terhadap aturan di pondok pesantren modern. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
RIYANDESKA, N. A. (2006). FENOMENA MAIRIL DAN NYEMPET DI PESANTREN: Pengalaman Mairil dan Nyempet Mantan Santri dan Dampak Psikologisnya. UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32.
Sarwono, S. W. (2019). Psikologi remaja. Rajawali Pers.
Sudradjat, I., & Triyoga, B. (2016). Segregasi Gender dalam Organisasi Spasial Pesantren-Pesantren Besar di Pulau Jawa. Journal of Regional and City Planning, 27(2), 91–102.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.)). Alfabeta.
Sulanam, S. (2017). Etnometodologi (EM) dan Kajian dengan Pendekatan Etnometodologi. UIN Sunan Ampel Surabaya.
Susanto, H., & Muzakki, M. (2017). Perubahan Perilaku Santri (Studi Kasus Alumni Pondok Pesantren Salafiyah di Desa Langkap Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo). Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–42.
Yanti, S. I. (2019). HUBUNGAN PERSEPSI PEMISAHAN KELAS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR PAI PADA PESERTA DIDIK SMK DARUT TAQWA PURWOSARI PASURUAN. Al Manar: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 25–38.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- Authors retain the copyright and full publishing rights without restrictions