ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI LAJU REAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BOUNDED INQUIRY LABORATORY

Fitriana Fitriana, Yenni Kurniawati, Lisa Utami

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains (KPS) peserta didik pada setiap indikator dan mengetahui persentase peserta didik yang memiliki tingkat keterampilan proses sains pada setiap kategori kemampuan (tinggi, sedang, dan rendah) pada materi laju reaksi dengan model pembelajaran Bounded Inquiry Laboratory. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods research dengan teknik purpossive sampling, dimana kelas yang diteliti yaitu XI IPA 2 di SMAN 16 Pekanbaru. Data diperoleh melalui tes dan lembar observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains berupa soal uraian (essay) dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan keterampilan proses sains peserta didik dalam kategori cukup dengan persentase 57.94%. Dari sepuluh indikator yang dianalisis, indikator mengamati memiliki persentase paling tinggi yaitu 76.47% dan indikator berhipotesis memiliki persentase paling rendah yaitu 36.76%. Adapun peserta didik yang memiliki keterampilan proses sains dengan kategori tinggi yaitu sebanyak 9%, kategori sedang 35%, dan kategori rendah sebanyak 56%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik.


Keywords


bounded inquiry laboratory; keterampilan proses sains (KPS); laju reaksi

References


Anisa, T, M., Supardi., K.I., Sri Mantini Rahayu Sedyawati. (2014). Keefektifan Pendekatan Keterampilan Proses Sains Berbantuan Lembar Kerja Siswa Pada Pembelajaran Kimia, Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia. Vol 8, No. 2.

Ariani, M., Abdul Hamid, Leny. (2015). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Koloid Dengan Model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Pada Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 11 Banjarmasin. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains. Vol.6, No.1.

Creswell, J. (2009). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuatitatif Dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Dimyati & Mujdiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Handayani, S.S.L., Suciati, Marjono. 2016. Peningkatan Keterampilan Proses Sains Pada Pembelajaran Biologi Melalui Penerapan Model Bounded Inquiry Lab. Jurnal Bioedukasi Vol.9, No.2, Issn:1693-265x

Hermita, R., Suciati, Yudi Rinanto. (2016). Pengembangan Modul Berbasis Bounded Inquiry Laboratory (Lab) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Dimensi Proses Pada Materi Sistem Pencernaan Kelas XI. Jurnal Inkuiri, 2252-7893, Vol 5, No. 2.

Juhji. (2016). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran IPA.

Nirwana, H, D., Sri Haryani, Sri Hlogati. (2016). Penerapan Praktikum Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 10, No. 2.

Rahmawati, R., Sri Haryani, Kasmui. (2014). Penerapan Praktikum Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 8, No. 2.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.

Susanto, A.V., Suciati., & Nurmiyati. (2015). Penerapan Bounded Inquiry Laboratory Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sainspeserta Didik Kelas XI MIA 2 SMA N 1 Sukoharjo. Jurnal BIO-Pedagogi, Vol. 4,No. 2 Issn: 2252-6897

Yuliati, Y. (2016). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Cakrawala Pendas. Vol. 2 No. 2 Issn: 2442-747071




DOI: https://doi.org/10.15575/jtk.v4i2.5669

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Fitri Ana

Journal  Tadris Kimiya Is Indexed By : 


Lisensi Creative Commons

Pendidikan Kimia: Jurnal Tadris Kimiya  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0Hak cipta dilindungi undang-undangp-ISSN: 2527-6816 | e-ISSN: 2527-9637