PEMBERDAYAAN PADA KELOMPOK BUDIDAYA IKAN WARNA TANI DALAM SEGI EKONOMI Nurul Hafizhah Sekarwangi1, Dedi Herdiana1

Authors

  • Nurul Hafizhah Sekarwangi UIN Sunan Gunung Djati, Bandung
  • Dedi Herdiana UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.15575/tamkin.v6i4.24286

Keywords:

Economic empowerment, farmer's “warna tani” cultivation group

Abstract

The research entitled "Community Economic Empowerment in the Warna Tani Fish Cultivation Group in Mulyasari Village, Majenang District, Cilacap Regency. The researcher raised this issue because he wanted to know the economic empowerment of the community carried out by the Warna Tani fish farming group in Mulyasari Village. This type of research uses descriptive qualitative research methods using observation and interview techniques. The focus of the research is the empowerment of the Warna Tani fish farming group and the party who helps empower the Cilacap District Fisheries Service. The results showed that the implementation of empowerment was carried out in stages, processes, and strategies. In terms of income, members of the Warna Tani fish farming group experienced a significant increase compared to before joining the group. The Warna Tani fish farming group is experiencing obstacles such as the price of feed getting more expensive, the uncertainty of the weather which can disrupt the condition of the pond water. Members minimize obstacles by making traditional fish feed and protecting ponds from being directly exposed to rainwater.

References

Adi, I. R. (2001). Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat Dan Investasi Komunitas. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI.

Bancin, M. H. (2011). Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi Kasus: Bandung Barat). Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 22 (3), 179 – 194

Diana. (1991). Perencanaan Sosial Negara Berkembang. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Firdaus , I., & Zaky, A. (2008). Pengembangan ekonomi Masyarakat Upaya Meningkatkan Equity Perempuan Dhuafa Desa Bojong Indah Parung, dalam Asep Usman Ismail (ed), Pengalaman Al- Qur’an Tentang Pemberdayaan Dhu'afa. Jakarta: Dakwah Press Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah.

Firman, A. A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat di Desa berbasis Komunitas. Jurnal Tata Sejuta. 7 (1), 132-146.

Hutomo, M. Y. (2000). “Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Ekonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasiâ€. dalam Seminar Sehari Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Bappenas.

Isma’il, N. M. (2001). Strategi Pemberdayaan Umat dan Pencetakan SDM Unggul, dalam Hotmatua Daulay dan Mulyanto, Membangun SDM dan Kapabilitas Teknologi Umat. Bandung: ISTECS.

Kusmana, E. (2019). Pe,berdayaan Masyarakat Bidang Pertanian oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Jurnal Moderat. 5 (4), 471-472.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Mutmainna, I. (2016). Pemberdayaan Kelompok Tani di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jurnal Administrasi Publik. 2 (3), 282.

Pranawati, R., & Abubakar, I. (2009). Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Perdamaian. Jakarta: Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Safei, A. A. (2017). Sosiologi Islam. Cetakan 1. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Safei, A.A., dkk. (2020). Pengembangan Masyarakat Perspektif Islam dan Barat. Cetakan 1. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Menberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahtraan Sosial & Pekerjaan sosial. Bandung: Pt. Refika Aditama.

Sumodiningrat. (2000). Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.

Wijayanti, K. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1).

Downloads

Published

2023-02-24