DIGLOSIA BAHASA ARAB (Dilema Penggunaan Dialek Fuá¹£á¸¥Ä dan ‘Ᾱmmiyah)
DOI:
https://doi.org/10.15575/jpba.v2i2.9531Abstract
Masyarakat Arab Jahiliyah sebelum datangnya Islam sudah memiliki bahasa bersama (ligua franca), yang disebut bahasa fusḥÄ. Seiring dengan perkembangan waktu dan tempat, serta meluasnya pergaulan masyarakat, fenomena laḥn (kesalahan menggunakan bahasa) banyak terjadi, maka muncullah bahasa ‘Ämmiyah. Kedatangan Islam melalui Alquran dan Hadis menguatkan bahasa fuṣḥÄ, namun bahasa ‘Ämmiyah tetap digunakan secara alami. Fenomena diglosia ini menjadi dilema karena fuá¹£á¸¥Ä yang teratur dan‘Ämmiyah yang tak teratur sama-sama digunakan meskipun dalam konteks yang berbeda. Bahasa fuá¹£á¸¥Ä digunakan pada forum-forum resmi, keagamaan, dan komunikasi yang luas, sedangkan bahasa ‘Ämmiyah digunakan dalam forum-forum tidak resmi dan bebas. Dalam konteks keindonesiaan, bahasa fuá¹£á¸¥Ä tumbuh dan berkembang seiring dengan Alquran dan Hadis Nabi sebagai bagian dari materi pelajaran agama Islam di lembaga-lembaga pendidikan. Kondisi ini selanjutnya mengilhami peran bahasa Arab dalam membangun peradaban.
References
Chaer A, dan Agustina L. 2006. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Farīḥah, AnÄ«s. 1955. Naḥw Arabiyah Muyassarah. BÄ«rÅ«t: DÄr al-á¹ aqÄfah.
Faris, Ibnu. 1963. Fiqh al-LugÄt wa Sunan al-‘Arab fÄ« KalÄmihÄ. BÄ«rÅ«t: Mu‘assasah Badran.
Hermawan, Acep. 2011. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ḥajj, K. 1967. FÄ« Falsafah al-Lugah. BÄ«rÅ«t: DÄr al-Nahar.
Ḥusain, ṬÄha. 1952. FÄ« al-Adab al-JÄhilÄ«. Miá¹£r: DÄr al-Ma‘Ärif.
Kridalaksana, Harimurti. 2009. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
RÄfi‘ī, Musá¹afÄ á¹¢á¹diq. 1974. TÄrikh á¾¹dÄb al-ArabÄ«. BÄ«rÅ«t: DÄr al-KitÄb al-‘ArabÄ«.
RÄjiḥī, ‘Abduh. 1979. Fiqh al-Lugah fÄ« al-Kutub al-Arabiyah. BÄ«rÅ«t: DÄr al-Nahá¸ah.
Versteegh, K. 1997. The Arabic Language. Edinburgh: Edinburgh University Press.
WÄfÄ«, ‘Abd al-WÄḥid. 1983. Al-Lugah wa al-Mujtama’. Jiddah: Syirkah Maktaba ‘UkÄẓ.
WÄfÄ«, Abd al-WÄhid. tt. Fiqh al-Lugah. Miá¹£r: DÄr al-Nahá¸ah.
Ya‘qÅ«b, ImÄ«l Badi‘. 1982. Fiqh al-Lughat al-Arabiyah wa khaá¹£Ä`iá¹£uhÄ. BÄ«rÅ«t: DÄr al-á¹ aqÄfah al-IslÄmiyah.
á¾¹`isyah, A. R. 1971. LugatunÄ wal HayÄh. Miá¹£r: DÄr al-Ma‘Ärif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Talim