Bimbingan Akhlakul Karimah dan Perilaku Narsisme Remaja
DOI:
https://doi.org/10.15575/anida.v15i2.1169Keywords:
Akhlakul Karimah, Narsisme, Remaja SekolahAbstract
Tulisan ini berupaya memberikan gambaran tentang profil dan implikasi narsisme dikalangan remaja dan upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan oleh orang tua, masyarakat dan pihak sekolah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menggunakan teknik angket, observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat narsisme remaja sekolah di Bandung Timur, berada pada kategori sedang. Jika dilihat dari distribusi narsisme per individu dapat diketahui bahwa, dari 137 remaja SLTA di Bandung Timur yang dijadikan responden, 53% berada pada kategori sedang. Namun, perilaku narsisme mereka berada pada posisi yang aman, sebab perilaku tersebut cenderung akan mengalami peningkatan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pecegahan secara komprehensif sejak dini, oleh orang tua masyarakat dan pihak sekolah. Proses bimbingan akhlakulkarimahmenjadi sangat penting untuk mencegah perilaku narsisme yang lebih jauh.
References
Aditya, H. (2009). Faktor Penyebab Narsistik. Diakses tanggal 5/2/2016 [online]: https://onlydhit.wordpress.com/category/psikologi-kepribadian/
Buffardi, L. & Campbell, W. (2008). Narcissism and Social Network web sites. Personality and Social Psychology Bulletin, 34, hlm. 1303-1314
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Campbell, W. (1999). Narcissism and Romantic Attraction. Journal of personality and social psychology, 7 (66), hlm. 1254-1270
Choi, R.B. 2010. Social Media and Youth Narcissism: Methods of Utilizing Current Technology in an Instructional Setting. university of sanfrancisco: digital media and learning
Cooper, A. M., & Ronningstam E. (1992). Narcissistic personality disorder., Disorders of narcissism: Diagnostic, clinical, and empirical implications. Washington, DC: American Psychiatric Press.
Halgin, R & Whitbourne, S. (2010). Psikologi Abnormal. Jakarta: Salemba Humanika
Jacoby. (2002). Individuation and Narcissism: The Psychology of The Self In Jung and Kohut. Bruner-Loutledge: New York
Kernberg, O. (1980). Borderline Conditions and Pathological Narcissism. Jason Aronson, Inc: New York
Kohut, H. (1977). The Restoration of The Self. International Univerties Press: New York
Krajco, K. (2007). What Makes Narcissists Tick: Understanding Narcissistic Personality Disorder. Published by: www.operationdouble.com.
Lam, Z.K.W. (2012). Narcissm and Romantic Relationship: The Mediating Role of Perception Discrepancy. Discovery – SS Student E-Journal, 1 (1), hlm. 1-20
Makmun, S.A. (2007). Psikologi Kependidikan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Ningtyas, K. (2012). Hubungan Antara Pola Penggunaan Situs Jejaring Sosial Facebook ndengan Kerentanan Viktimasi Cyber Harrasment pada Anak. Skripsi Departemen Kriminologi, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik. UI: Tidak Diterbitkan
Nevils, B. & Massie, R. (2014). The Relationship Between Social Network Usage and Narcissism 1. Hanover College: PSY 344 Social Psychology
Minderop, A. (2010). Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Santrock, J.W. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga
Skodol, et al. (2013). Narcissistic Personality Disorder in DSM-5. American Psychology Association, hlm. 1-6
Soekanto, S. (1990). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers
Twenge, J. & Campbell, W. (2009). The narcissism epidemic, Living in the age of entitlement. Brian Johnson’s: Philosphernotes, hlm. 352
Vaknin, S. (2007). Maligant Self Love, Narcissism Revisited. E.book:
Ibrahim (2004), Panduan Pendidikan Islam, Pustaka Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).