Implikasi Pendidikan Karakter Bagi Anak Perspektif Q.S. Al-Baqarah ayat 83
DOI:
https://doi.org/10.15575/ath.v6i1.10271Keywords:
Pendidikan Anak, Al-Baqarah Ayat 83, Pendidikan KarakterAbstract
Abstract: Al-Quran is the kalamullah that was sent down through the Prophet Muhammad as a source of Islamic teachings which contains various kinds of rules as well as instructions in living the life of a Muslim. Q.S Al-Baqarah verse 83 is one of the verses that discusses the agreement between the Children of Israel and Allah SWT. In this verse, there are several points of agreement that the Children of Israel must always do, but in the end they deny and are among those who do wrong. Parents as someone who is gifted by Allah SWT should educate their children as best they can. Because children's education is not the only responsibility of educational institutions. In this verse, there are several points that can be used as a basis for educating children. The purpose of this study was (1) Knowing the interpretation of the muffasir QS al-Baqarah verse 83 (2) Knowing character education for children according to QS al-Baqarah verse 83 (3) Knowing the implementation of children's education contained in the Al-Qur'an Surat al-Baqarah verse 83 the implication in character education
Â
Abstrak: Al-Quran adalah kalamullah yang diturunkan melalui Nabi Muhammad sebagai sumber ajaran Islam yang berisikan berbagai macam aturan juga petunjuk dalam menjalani kehidupan seorang muslim. Q.S Al-Baqarah ayat 83 merupakan salah satu ayat yang membahas perjanjian Bani Israil dengan Allah SWT. Pada ayat tersebut terdapat beberapa poin perjanjian yang harus senantiasa Bani Israil lakukan, namun pada akhirnya mereka mengingkari dan termasuk orang-orang yang dzalim. Orang tua sebagai seseorang yang dikaruniakan anak oleh Allah SWT sudah selayaknya mendidik anak-anak mereka sebaik mungkin. Karena pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan. Pada ayat ini terdapat beberapa poin yang dapat dijadikan landasan untuk mendidik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui penafsiran para muffasir Q.S al-Baqarah ayat 83 (2) Mengetahui pendidikan karakter bagi anak menurut Q.S al-Baqarah ayat 83 (3) Mengetahui implementasi pendidikan anak yang terkandung pada AlQur’an Surat al-Baqarah ayat 83 implikasinya dalam pendidikan karakter.
References
Adhim, F. (2006). Positive Parenting: Cara-Cara Melejitkan Karakter Positif Pada Anak Anda. Mizan.
Al-Maragi, A. M. (1987). Tafsir Al-Maragi. PT Karya Toha Putra
Al-Munawir, S. A. H. (1993). Fikh Hubungan Antar Agama. Ciputat Press.
Amin, M. Al, & Juniati, D. (2017). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Canny. Jurnal Ilmiah Matematika, 2(6), 1–10.
Anwar, C., & Nuryana, A. (2019). Nilai pendidikan aqidah akhlak dalam surah alBaqarah ayat 177 dan al-Nisa ayat 36. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 4(2), 144–157. https://doi.org/10.15575/ath.v4i2.4620
As-Sibyan, S. Z. (2019). Tarbiyah Ruhiyah (Pendidikan Ruhani) Bagi Anak Didik Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Islam. Ejournal.Stainupwr.Ac.Id, 2(1), 39–55. https://ejournal.stainupwr.ac.id/index.php/As_Sibyan/article/view/110
Budimansyah. (2012). Dimensi-Dimensi Praktik Pendidikan Karakter. Wydia Aksara Pers.
Bukhari. (1422).Ù”Ù Shahih Bukhari. Daru Thuruqul Najjah
Danim, S. (2011). Pengantar Kependidikan (Landasan, Teori, dan Metafora Pendidikan). CV Alfabeta.
Darajat, Z. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Dedih, U., Zakiyah, Q. Y., & Melina, J. O. (2019). Perhatian Orang Tua dalam Pendidikan Keagamaan Anak di Rumah Hubungannya dengan Perilaku Mereka di Lingkungan Sekolah. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 4(1), 1–23. https://doi.org/10.15575/ath.v4i1.2585
Fadilah, M. (2013). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Ar-Ruzz Media.
Faisol. (2011). Upaya mengembalikan Esensi Pendidikan di Era Global. Ar-Ruzz Media
Gunawan, H. (2014). Pendidikan Karakter. Alfabeta.
Gunawan, I. (2012). Pendidikan Karakter.
Hadi, S. (20015). Pintar Mendidik Anak Ala Rasulullah. Kalam Mulia.
Halim, A. A. (2004). Tarbiyah al-Khuluqiyah. Gema Insani.
Hamka. (2005). Tafsir Al-Azhar. PT CitraSerumpun Padi.
Herdi, A. (2019). Smart Teacher Guru Ideal dan Disukai. Rirara Pustaka.
Hijjaj, M. I. (1625).Ù”Ù Shahih Muslim. Darul Ihya.
Hikmawati, F. (2019). Metodologi Penelitian. PT Raja Grafindo Persada.
Huda, M. (2009). Idealitas Pendidikan Anak. UIN Malang Press
Ilyas, M. (2018). Ghibah Perspektif Sunnah. Gastrointestinal Endoscopy, 10(1), 279–288. https://doi.org/10.1542/peds.2006-2099
Jalaludin. (2003). Psikologi Agama. PT Raja Grafindo Pers. J
amaluddin, J., Komarudin, A., & Rahman, A. A. (2019). Bimbingan orang tua dalam mengembangkan kepribadian anak. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 4(2), 170–184. https://doi.org/10.15575/ath.v4i2.5575
Jasmi, K. A. (2005). Mendidik Masyarakat Tentang Bahaya Fitnah. 1.
Juwita, D. R. (2018). Pendidikan Akhlak Anak Usia Dini Di Era Millennial. Ilmu Tarbiyah, 7(2), 282–314.
Kesuma, D. (2011). Pendidikan Karakter. Gramedia.
Kesuma, D. (2012). Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik. PT Remaja Rosdakarya.
Kusumah. (2007). Pendidikan Karakter. Grafindo.
Mahmud. (2013). Pendidikan Islam dalam Keluarga. Akademi Permata.
Majid, A. (2011). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Rosdakarya.
Mansur. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam,. Pustaka Pelajar.
Mardhiah, A. (2013). Ruhiyah Pendidik Kunci Sukses Pendidikan. 119–134.
Margono, S. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Rineka Cipta.
Muchtar, H. J. (2008). Fikih Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Muda, T. M. A. (2019). Pengantar Tauhid. Penerbit Kencana.
Muhaimin. (2001). Paradigma Pendidikan Islam. Rosdakarya.
Mujieb, M. A. (2009). Ensiklopedi Tasawuf Imam Al-Ghazali Mudah Memahami dan Menjalankan Kehidupan Spiritual. Hikmah mizan Republika.
Muslim, A. (2013). Interaksi Sosial dalam Masyarakat Multietnis. Jurnal Diskursus Islam, 1(3), 484–494. http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/diskursus_islam/article/view/6642/5402
Narwanti, S. (2011). Pendidikan Karakter Pengintegrasian 18 Nilai Pembentuk karakter Dalam Mata Pelajaran. Familia.
Nata, A. (2009). Akhlak Tasawuf. PT Raja Grafindo Persada.
Qadir, Y. bin A. (2003). Kitab Birrul Walidain edisi Indonesia Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Darul Qalam.
Roqib, M. (2009). Ilmu Pendidikan Islam. PT Likis Printing Cemerlang.
Sagala, S. (2012). Administrasi Pendidikan Kontemporer. CV Alfabeta.
Satriani, S. (n.d.). peranan guru PAI dalam membiasakan siswa shalat berjamaah. Jurnal Tarbawi, 2(1), 33–42.
Shofi, U. (2007). Kita-Kita Mendidik Anak Ala Rasulullah Agar Cahaya Mata Makin Bersinar. Afra.
Suharsaputra, U. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Tindakan. PT Refika Aditama.
Ubhiyati, A. A. (2003). Ilmu Pendidikan Islam. Pustaka Setia.
Ulwan, Abdullah Nashih. (1999). Tarbiah Ruhiyah. Robbani Press.
Ulwan, Abdullah Nasih. (1992). Pendidikan AnakMenurutIslam Kaidahkaidah Dasar. PT Remaja Rosdakarya.
Umar, S. (2017). ( Studi Pemikiran Khalid Ahmad Al-Syantut ). 1, 95–110.
Vembrianto. (1994). Kamus Pendidikan. Grasindo.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Pustaka Pelajar.
Zamroni, A. (2017). Strategi Pendidikan Akhlak Pada Anak. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(2), 241. https://doi.org/10.21580/sa.v12i2.1544
Zuhairini. (2015). Filsafa Pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).