Hubungan antara Kegiatan Permainan Lempar Bola terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak

Hubungan antara Kegiatan Permainan Lempar Bola terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak

Authors

  • Sri Sulastri RA Nurul Bayan Garut

DOI:

https://doi.org/10.15575/japra.v2i2.9732

Keywords:

anak usia dini, permainan lempar bola, kemampuan motorik kasar anak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan permainan lempar bola terhadap kemampuan motorik kasar anak di kelompok B RA Nurul Bayan Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, alat pengumpul data dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik non parametrik. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B RA Nurul Bayan Garut dengan jumlah 16 anak ditetapkan sebagai responden penelitian. Uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa kedua variabel berdistribusi normal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kegiatan permainan lempar bola di kelompok B RA Nurul Bayan Garut, berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 77. Sedangkan kemampuan motorik kasar anak di kelompok B RA Nurul Bayan Garut berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 66. Hubungan antara kegiatan permainan lempar bola terhadap kemampuan motorik kasar anak diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,76. Angka koefisien korelasi ini termasuk pada kategori kuat/tinggi, karena berada pada interval 0,600–0,799. Hasil uji signifikansi diperoleh harga t-hitung = 4,369 > t-tabel = 2,145. Artinya Ha diterima, dengan kata lain ada hubungan yang signifikan antara kegiatan permainan lempar bola terhadap kemampuan motorik kasar anak. Adapun besarnya kontribusi/pengaruh kegiatan permainan lempar bola terhadap kemampuan motorik kasar anak sebesar 58%, hal ini menunjukkan bahwa 42% kemampuan motorik kasar anak dipengaruhi faktor lain.

References

Depdiknas. (2007). Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Fisik/Motorik di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar.

Erlinda, E. (2014). Perkembangan Motorik kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Melempar dan Menangkap bola . Bengkulu: Universitas Bengkulu.

Hapsari, I. I. (2016). Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta: Pt. Index.

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Gelora Aksara Pratama.

Lismadiana. (2013). Peran Perkembangan Motorik Pada Anak Usia Dini. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Mahendra, A. (2000). Bola Tangan. Jakarta: Depdiknas.

Mirman, T. T. (2005). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nata, A. (2003). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Angkasa Bandung.

Satyaningdharma. (2014, March). East Street. Retrieved from http://satyaningdharma.blogspot.com.

Soeparman, S. d. (1993). Kinesiologi. Jakarta: UT Jakarta dan Depdikbud.

Sudjarwo. (1992). Ilmu Kepelatihan Dasar. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Suharsimi, A. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sujiono. (2014). Hakikat Perkembangan Motorik Anak. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sujiono, B. (2007). Metode Pengembangan Fisik. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sumantri, M. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Sunaryo, S. d. (2007). Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Depdiknas.

Syah, M. (2003). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rajagrapindo Persada.

Wiyani, N. A. (2014). Format PAUD Konsep, Karakteristik, & Implementasi Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Downloads

Published

2020-09-30
Loading...