ANALISIS RISIKO PRODUKSI BABY BUNCIS PADA KELOMPOK TANI DI KABUPATEN BANDUNG BARAT

Nadira Desiana Shinta, Sulistyodewi Nur Wiyono

Sari


Lembang Sub-district, Bandung Barat Regency is an area in West Java that produced various kinds of vegetables. One of the commodities that have been marketed to modern and export markets are baby beans. In every production process there is always have a risk that can be hinder and harm the entrepreneur. This research aimed to analyze the risk that become a priority during the production process of baby beans in the Macakal Farmer Group Cibodas Village, Lembang Sub-district, Bandung Barat Regency by using House of Risk (HOR) method. The results showed the highest risk at farmer level caused by climate change and erratic weather with Aggregate Risk Potential is 3.060. While the highest risk at the warehouse level is caused by the late harvest time of farmers with Aggregate Risk Potential is 1.440.

Kata Kunci


Production Risk, House of Risk (HOR), Baby beans.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arkeman, Y. dan Udin, F. 2010. Integrasi Model SCOR dan Fuzzy AHP untuk Perancangan Metrik Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Sayuran. Jurnal Manajemen dan Organisasi.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2016. Produksi Hortikultura Tanaman Sayuran dan Buah Semusim Jawa Barat 2015. Bandung: Statistik Pertanian, Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2017. Produksi Hortikultura Sayuran dan Buah Semusim Jawa Barat 2016. Bandung: Statistik Pertanian, Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik. 2018. www.bps.go.id diakses 10 Februari 2018 pukul 09.23 WIB. Faturohman, Farhan. 2015. Manajemen Risiko Pada Rantai Pasok Kopi Arabika Java Preanger. Skripsi. Jatinangor: Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Handriatni, A. dan Jazilah, S. 2008. Peningkatan Produksi Baby Buncis dengan Pemberian Pupuk Fosfat dan pengaturan Jarak Tanam. Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian.

Kementerian Pertanian. 2018. www.pertanian.go.id diakses 9 Februari 2018 pukul 19.25

Moleong, J. Lexi. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya Saraswati, P. G., dan Negoro, N. P. 2014. Identifikasi Faktor Kritis Pada Rencana Pembangunan Unit Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Lodoyo Blitar Dengan Pendekatan House Of Risk. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXI. Sarwono, J. 2006. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Bandung: Graha Ilmu. Subadi, T. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: FKIP UMS.

Jurnal

Dulkiah, M. (2017). Peranan Lembaga Amil Zakat (Laz) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Pengembangan Usaha Mikro Di Wilayah Jawa Barat. JISPO : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(1), 30 - 49. Doi:Http://Dx.Doi.Org/10.15575/Jp.V7i1.1735

Agus, R., Rizal, E., Khadijah, U., & Anwar, R. (2017). Pengembangan Kelembagaan Tradisional Masyarakat Daerah Sebagai Penyangga Hutan Untuk Pelestarian Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). JISPO : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(1), 50 - 73. Doi:Http://Dx.Doi.Org/10.15575/Jp.V7i1.1736

Meigawati, D., & Melawati, N. (2017). Implementasi Kebijakan Himbauan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Di Bidang Ketahanan Pangan Kota Sukabumi. JISPO : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(1), 83 - 90. Doi:Http://Dx.Doi.Org/10.15575/Jp.V7i1.1738




DOI: https://doi.org/10.15575/jp.v7i2.2275

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.





Creative Commons License

 

JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter 

View My Stats

Flag Counter