Pemanfaatan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica) sebagai Koagulan Alami dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Farmasi

Authors

  • Dyah Dwi Poerwanto Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Eko Prabowo Hadisantoso Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Soehartini Isnaini Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/ak.v2i1.349

Keywords:

biji asam jawa, limbah industri farmasi, koagulasi, flokulasi, variasi dosis koagulan

Abstract

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian pemanfaatan biji asam jawa dalam pengolahan limbag cair industri farmasi dengan metoda koagulasi. Koagulasi dan flokulasi merupakan metode pengolahan air untuk limbah yang bersifat koloid. Biji asam jawa mengandung tanin sebesar 20,2 % yang bersifat sebagai koagulan dan polimer alami seperti pati sebesar 30,1 % yang berfungsi sebagai flokulan. Penelitian ini diawali dengan preparasi koagulan dimana biji asam jawa yang telah dibersihkan ditumbuk hingga menjadi serbuk lalu diayak dengan ayakan tepung. Selanjutnya sampel air limbah ditambahkan koagulan dengan variasi dosis yaitu 1, 3, 5, 7, 9, dan 11 gram/500 mL sampel air limbah, lalu diaduk dengan kecepatan cepat 3 menit dan kecepatan lambat 12 menit, kemudian diendapkan 12 menit. Filtrat hasil koagulasi dianalisis berdasarkan Kep-51/MENLH/10/1995 tentang baku mutu limbah cair industri farmasi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa kemampuan biji asam jawa cukup baik sebagai koagulan untuk memperbaiki nilai pH, menurunkan konsentrasi TSS pada dosis optimum 1 g/500 mL, BOD pada dosis optimum 7 g/500mL, serta NH4+ pada dosis optimum 3 g/500 mL. Namun, koagulan ini belum dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi COD dan fenol dalam limbah cair industri farmasi.

Author Biographies

Dyah Dwi Poerwanto, Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Jl. A.H. Nasution No. 105 Cipadung, Bandung 40614

Eko Prabowo Hadisantoso, Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Jl. A.H. Nasution No. 105 Cipadung, Bandung 40614

Soehartini Isnaini, Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan

Jl. Diponegoro No. 57, Bandung 40122

References

Muliartha, IK. 2004. Pedoman Teknis Pengelolaan Limbah Cair Industri Kecil. Jakarta: PT. Envirotekno Karya Mandiri.

Putra, R., Lebu, B., Munthe, D., dan Rambe, A.M. 2013. Pemanfaatan Biji Kelor Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Limbah Cair Industri Tahu Dengan Menggunakan Jar Test. Jurnal Teknik Kimia USU. Vol 2, nomor 2 : 28-31.

Ramadhani, GI, Moesriati A. 2013. Pemanfaatan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica) Sebagai Koagulan Alternatif dalam Proses Menurunkan Kadar COD dan BOD dengan Studi Kasus pada Limbah Cair Industri Tempe. Jurnal Teknik ITS. Vol II, Nomor 1 : D-22 – D26.

Utami, SDR. Uji Kemampuan Koagulan Alami Dari Biji Trembesi, Biji Kelor, dan Kacang Merah Dalam Proses Penurunan Kadar Fosfat Pada Limbah Cair Industri Pupuk. Jurnal Teknik Lingkungan FTSP- ITS.

Enrico, B. 2008. Pemanfaatan Biji Asam Jawa Sebagai Koagulan Alternatif Dalam Proses Penjernihan Limbah Cair Industri Tahu. Medan: Universitas Sumatera Utara. Tesis.

Poedjiadi, A. 2005. Dasar-Dasar Biokimia. Jakarta: UI Press.

Hendrawati. 2013. Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica L.) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Sebagai Koagulan Alami Dalam Perbaikan Kualitas Air Tanah. Vol III. Hal 22-33.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air. Yogyakarta: Penerbit KANISIUS

Downloads

Published

2015-06-15

Citation Check