Sifat Antibakteri dari Daun Tephrosia vogelii Terhadap Vibriosis
DOI:
https://doi.org/10.15575/ak.v6i1.4506Keywords:
Organic ChemistryAbstract
Sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sumber andalan dalam produksi pembangunan perikanan di Indonesia. Udang merupakan salah satu komoditas unggulan utama dalam menunjang produksi pendapatan devisa non migas. Untuk mencapai target produksi sesuai dengan yang diharapkan, berbagai permasalahan menghambat upaya peningkatan produksi tersebut, antara lain kegagalan produksi akibat penyakit oleh bakteri Vibrio, sehingga penyakit ini dikenal sebagai ‘vibriosis’. Salah satu pencarian senyawa yang bersifat antibakteri adalah dengan cara melakukan penapisan terhadap senyawa-senyawa alam. Salah satu sumber senyawa alam adalah dari tumbuhan Tephrosia vogelii. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa dari tumbuhan T. vogelii sebagai sumber senyawa antibakteri terhadap dua bakteri Vibrio yaitu Vibrio alginolitycus dan Vibrio harveyi. Bahan ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut aseton, sementara uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar secara in vitro. Deguelin dan tefrosin kemudian diisolasi dari ekstrak aseton daun T. vogelii. dengan metode difusi agar senyawa deguelin memberikan nilai inhibisi 6,3 mm terhadap V. harveyi dan 6,2 mm terhadap V alginolitycus. Sedangkan  tefrosin memberikan nilai inhibisi 6,3 mm terhadap V. harveyi dan 6,6 mm terhadap V alginolitycus. Ini adalah evaluasi antibakteri pertama dari deguelin dan tefrosin terhadap dua bakteri yang diuji.
References
A. Taslihan, S. Bambang, dan J. Suantika, Pengendalian Penyakit pada Pembenihan Udang Windu. Jepara: Balai Budidaya Air Payau, 1991.
D. Lightner, "Indonesian marine shrimp culture industry : Observation, constraints and recomendation resulting from a survey of culture areas.," 1990.
A. Rukyani, P. Taufik, dan Taukhid, "Penyakit Kunang-kunang (luminescent vibriosis) dan Cara Penanggulangan Benur di Hatchery Udang Windu," Jurnal Litbang Pertanian, 2., pp. 1-17., 1992.
M. Saleem, M. Nazir, M.S. Ali, H. Hussain, Y.S.Lee, N. Riaz, dan A. J. Jabbar "Antimicrobial natural products: An update on future antibiotic drug candidates," Natural Product Reports, 27, , pp. 238-254., 2010.
T. Citarasu, "Developing artemia enrichment ayurvedic diet for promoting growth and reducing stress induced diseases in Penaeus sp. Thesis, ," India., 2000.
A. Kardinan dan M. Iskandar, "Pengaruh beberapa jenis ekstrak tanaman sebagai moluskasida nabati terhadap keong mas (Pomacea canaliculata)", Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, vol. 3, no. 2, pp. 86-92., 1997.
S. Sastrosiswojo, "Kajian Sosial Ekonomi dan Budaya Penggunaan Biopestisida di Indonesia.," Yogyakarta, Tanggal 7 Agustus 2002., 2002.
N. Ramakrishna, E.M. Sunitha, Ch. Saidulu, dan A. Rajani, "Studies on some medicinal plants of Leguminoseae family in Adilabad district, Telangana State, India" International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research, vol. 30, no. 1, pp. 111-112., 2015.
S. Touqeer, M.A. Saeed, dan M. Ajaib, "A review on the phytochemistry and pharmacology of genus Tephrosia", Phytopharmacology, vol. 4, no. 3, pp. 598-637., 2013.
V. Razafintsalama, S. Sarter, L. Mambu, R. Randrianarivo, Th. Petit, J. F. Rajaonarison, Chr. Mertz, D. Rakoto, dan V. Jeannoda., "Antimicrobial activities of dilobeia thouarsii Roemer and schulte, a traditional medicinal plant from Madagascar," South African Journal of Botany, vol. 87, pp. 1–3., 2013.
Y. J. Kang, Y. L. Yi, Ch. Zhang, Sh. Q. Wu, C. B. Shi, dan G. X. Wang, "Bioassay-guide isolation and identification of active compounds from Macleaya microcarpa (Maxim) Fedde against fish pathogenics bacteria.", Aquaculture Research, vol. 44, no. 8, pp. 1221-1228., 2013.
J.B. Patel, et al "Performance Standards for Antimicrobial Disk Susceptibility Tests; Approved Standard—Twelfth Edition," USA: CLSI, 2015.
J.N. Vasconcelos, G.M.P. Santiago, J.Q. Lima, J. Mafezoli, T.L.G. de Lemos, F.R.L. da Silva, M.A.S. Lima, A.T.A. Pimenta, R. Braz-Filho, A.M.C. Arriaga, dan D. Cesarin-Sobrinho, "Rotenoids from Tephrosia Toxicaria with Larvacidal Activity Against Aedes aegypti, The Main Vector of Dengue Fever', Quim Nova, vol. 35, no. 6, pp. 1097-1100.
Greenwood, Antibiotic Susceptibility (sensitivity) test, antimicrobial and Chemotherapy. USA: Mc Graw Hill Company, 1995.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).