Penggunaan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Ovisida Keong Mas (Pomacea canaliculata L.)

Authors

  • Rina Budi Satiyarti Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Yuli Yana Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/ak.v6i1.4729

Keywords:

Organic Chemistry

Abstract

Keong mas adalah hama bagi tanaman padi. Hama keong mas akan memakan batang padi dalam waktu yang relatif singkat, sehingga kehadiran keong mas pada tanaman padi dapat menggagalkan panen. Penggunaan pestisida sintetik dalam penanggulanan telur dan keong mas dewasa tubuh telah diketahui dapat mencemari lingkungan sekitar. Terlebih lagi, pestisida sintetik dapat menyebabkan resistensi vektor. Penggunaan pestisida nabati hanya dapat mematikan keong mas dewasa tubuh, tetapi tidak untuk telurnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pestisida nabati yang dapat mematikan keong mas sejak tahap menjadi telur. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) mempunyai senyawa yang mengandung saponin, flavonoid, tanin, terpenoid dan alkaloid yang diperkirakan dapat menghambat daya tetas telur (ovisida). Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimental. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Konsentrasi daun jambu yag digunakan adalah  1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3% . Kontrol positif  menggunakan bentan dengan total telur sebanyak 21 telur keong mas. Pengamatan dilakukan selama 14 hari. Hasil penelitian yaitu telur yang tidak menetas diuji dengan menggunakan One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjutan yaitu uji LSD (Least Significant Difference). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dapat digunakan sebagai ovisida keong mas (Pomacea canaliculata L.). Konsentrasi ekstrak daun jambu biji 1% ternyata sudah dapat mematikan keong mas.

References

N. R. Isnaningsih dan M. R. Marwoto, "Keong Hama Pomacea di Indonesia: Karakter Morfologi dan Sebarannya (Mollusca, Gastropoda: Ampullaridae)," Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati, vol. 10, no. 4, 2011.

Budiyono dan Suharto, "Teknik Mengendalikan Keong Mas pada Tanaman Padi (The Technical Controling of Golden Snail on Pant Rice)," Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, vol. 2, no. 2, pp. 128-132, 2006.

L. Jum'ati, "Pengaruh sari eceng gondok (Eichornia crassipes Solms.) terhadap keong mas (Pomaceae canaliculata Lamarck)," Prog Studi Pedidikan Biologi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidika (STKIP) PGRI Sumatera Barat, Padang, Artikel 2016.

S. Putra dan S. Zein, "Pengaruh variasi konsentrasi ekstrak serai (Andropogon nardus) terhadap mortalitas hama keong mas (Pomaceae caniculata L.)," Jurnal Pendidikan Biologi, vol. 7, no. 1, 2016.

Dwitiyanti, "Daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai anti kanker payudara," Jurnal fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiya Prof. Dr. Hamka, vol. 2, no. 2, Agustus 2015.

Tasmin , N. Erwin, Kusumma , dan Irawan W, "Identifikasi dan uji toksisitas senyawa flavonoid fraksi kloroform dari daun terap (A. odoratissimus Blanco.)," Jurnal Isolasi, Universitas Mulawarman, 2014.

S. Diah A., E. Setyaningrum, A. Wahyuni, and B. Kurniawan, "Efektivitas ekstrak buah mahkota dewa merah (Phaleria macrocarpa Boerl.) sebagai Ovisida Aedes aegypti", Medical Journal of Lampung University, vol. 3, no. 2, 2014.

R. Raveen, F. Ahmed, M. Pandeeswari, D. Reegan, S. Tennyson, S. Arivoli, dan M. Jayakumar "Laboratory evaluation of few plants extract for their ovicidal, larvacidal, and pupicidal activity againt medically important human dengue, chikungunya and zika virus vector, aedes aegypti linnieus", International Journal of Mosquito Research, vol. 4, no. 4, 2017.

I. S. Rohaya, E. Aryanti, dan Suripto , "Kandungan fitokimia beberapa jenis tumbuhan lokal yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku obat di pulau lombok," Prosiding Sem Nas Masy Bi Odiv Indonesia, vol. 1, no. 2, pp. 388-391, 2015.

Downloads

Published

2019-07-06

Citation Check