Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Teni Anisah, Yayan Carlian

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa sebelum diterapkan model pembelajaran probing prompting pada pembelajaran IPA, gambaran proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran probing prompting pada pembelajaran IPA serta untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Probing Prompting pada pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap secara berulang, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dan melalui instrument lembar observasi aktivitas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V MI Darul Ulum Kabupaten Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran probing prompting pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan hasil tes yang diberikan pada siklus I dan II diperoleh rata-rata nilai sebesar 49,06 dan 61,11 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada siklus I dan II yaitu 33,33% da 66,67%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Probing Prompting dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di kelas V MI Darul Ulum.


Full Text:

PDF

References


Anas, M. (2014). Mengenal Metode Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers.

Arifin, Z. (2017). Mengembangkan Instrumen Pengukur Critical Thinking Skills Siswa pada Pembelajaran Matematika Abad 21. Theorems, 1(2), 92–100.

Hanggara, Y., & Alfionita, V. (2013). Eksperimentasi Model Pembelajaran Probing Prompting Dan Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Batam. Pythagoras, 4(2), 1–11. Hanifah, N. (2014). Memahami Penelitian Tindakan Kelas Teori dan Aplikasi. Bandung: UPI PRESS.

Harsono, B., Soesanto, & Samsudi. (2009). Perbedaan Hasil Belajar Antara Metode Ceramah Konvensional dengan Ceramah Berbantuan Media Animasi pada Pembelajaran Kompetensi Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem. Jurnal PTM, 9(2).

Hidayah, kurnia F., & Suparman. (2019). Studi kebutuhan e-modul berbasis pbl untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, 5(1), 495–502.

Jamaludin. (2014). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: CV. Insan Mandiri.

Jayanti, D., Arnyana, I. B., & Gunamantha, I. M. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau dari Literasi Digital Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Mengwi. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 55–64.

Langrehr, J. (2006). Thinking Skill. Jakarta: PT Elex Komputindo Kelompok Gramedia.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama

Mutmainnah, S., Ali, M., & Napitupulu, D. (2013). Penerapan Teknik Pembelajaran Probing -Prompting Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri I Banawa Tengah, 2(1), 38–43.

Rosidi, M. I. (2016). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Sejarah Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick pada Siswa Kelas -1 SMA Muhammadiyah 3 Jember, (12). 1.

Sari, D. S., Widiyawati, Y., & Nurwahidah, I. (2018). Pengembangan Instrumen Integrated Science Test untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP, 1(1), 1–9.

Setiawati, D. A. O., Sudiarta, I. G. P., & Ardana, I. M. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Berbantuan Index Card Match Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sukasada. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika Indonesia, 8(1), 71–81.

Suparya, I. K. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Widyacarya, 2(2), 19–24.

Susanti, E. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas XI.IPA MAN 1 Kota Bengkulu. Raflesia, 2(1).

Susilawati, W. (2012). Konsep Dasar Matematika. Bandung: Tidak Diterbitkan.

Syamsuriyawati, & Setyawan, D. (2019). Efektivitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting Pada Siswa Kelas VII.A SMP Hang Tuah Makassar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(1), 10–17.

Wahyuni, S. (2011). Mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran ipa berbasis Problem-Based Learning.

Widani, N. K. T., Sudana, D. N., & Agustiana, I. G. A. T. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPA dan Sikap Ilmiah pada Siswa Kelas V SD Gugus I Kecamatan Nusa Penida. Journal of Education Technology, 3(1), 15–21.

Wijaya, E. Y., Sudjimat, D. A., & Nyoto, A. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global, 1, 263–278.

Yulianti, Y. (2017). Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 21–28.




DOI: https://doi.org/10.15575/al-aulad.v3i2.9047

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Jurusan PGMI Lantai 3 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kampus 2 Jalan Soekarno-Hatta Kel. Cimincrang Kec. Gedebage Kota Bandung 40294. 

email : al.aulad@uinsgd.ac.id