The Effectiveness of the Ittihadul Mubalighin Program in Developing the Students’ Da'wah Potential
DOI:
https://doi.org/10.15575/ath.v7i2.18657Keywords:
Dakwah, Ittihadul Mubalighin, SantriAbstract
Among the programs owned by the Daarul Falah Islamic boarding school is the "ittihadul mubalighin" program which focuses on helping students learn together in preaching. For this reason, this study wants to discuss the implementation of the "ittihadul mubalighin" program at the Daarul Falah Islamic boarding school to help proselytizing education by students. The research methodology used is descriptive analysis, which is research that aims to focus on solving problems that exist in the present and have factual problems by explaining everything about ittihadul mubalighin at the Darul Falah Islamic Boarding School. The Ittihadul Mubalighin program is a mandatory program that must be taken by students who live in Daarul Falah Islamic Boarding School. The Ittihadul Mubalighin program is coordinated by the head of the organization's board of trustees who is the ustad of the Tahfihz Al-Quran Daarul Falah Islamic Boarding School.Â
Â
Diantara program yang dimiliki oleh pondok pesantren Daarul Falah adalah program “ittihadul mubalighin†yang berfokus untuk membantu santri belajar bersama dalam berdakwah. Untuk itu, penelitian ini ingin membahas mengenai pelaksanaan program “ittihadul mubalighin†pada pondok pesantren Daarul Falah untuk membantu pendidikan dakwah oleh santri. Metodologi penelitian yang digunakan deskriptif analisis, yaitu penelitian yang bertujuan untuk memfokuskan pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang dan memiliki masalah yang faktual dengan menjelaskan segala sesuatu tentang ittihadul mubalighin di Pondok Pesantren Darul Falah. Program Ittihadul Mubalighin merupakan program wajib yang harus ditempuh oleh santri yang bermukim di Pondok Pesantren Tahfihz Al-Quran Daarul Falah. Program Ittihadul Mubalighin dikoordinir oleh ketua majelis pembina organisasi yang merupakan ustad dari Pondok Pesantren Tahfihz Al-Quran Daarul Falah.
References
Abidin, Y. Z. (2013). PENGANTAR RETORIKA.pdf (1st ed.).
Adi, L. (2022). Konsep Dakwah Dalam Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(3), 1–8.
Aminudin. (2018). Konsep Dasar Dakwah. Al-Munzir, 9(1), 97.
Arifin, S. (2022). Konseling Sufistik-Narrative Therapy Melalui Literasi Karya KHR As’ ad Syamsul Arifin Untuk Mengurangi Social Phobia dalam Moderasi Dakwah Santri. Consilium: Berkala Kajian Konseling Dan Ilmu Keagamaan, 9(1), 36–47. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37064/consilium.v9i1.11550
Ermi, N. (2015). Use of Discussion Methods to Improve Learning Outcomes of Social Change Material in Class XII Students of SMA Negeri 4 Pekanbaru. Pai, 10(2), 155–168.
Habibullah, K. A.-F. (2021). Kewajiban Dakwah Dalam Al-Qur’an Antara Fardu Ain Dan Fardu Kifayah (Studi Komparatif Atas Tafsir Ibn Katsîr Dan Tafsir Al-Mishbâh). Tesis, 1–220.
Kadir, abdul. (2013). Konsep Pembelajaran Kontekstual Di Sekolah. Dinamika Ilmu, 13(1), 17–38.
Khoiri, Q. (2020). Pondok Pesantren dan Peradaban Modern; Eksistensi, Potensi, dan Proyeksi dalam Menghadapi Nilai-nilai Peradaban Modern. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–26.
Kholili, H. M. (2012). Pondok Pesantren Dan Pengembangan Potensi Dakwah. Jurnal Dakwah, XIII(2), 177–202.
Muda’i, S., & Umami, H. (2020). Pengembangan Bakat Dan Potensi Dakwah Santri Berbasis Teknologi Informasi Di masa Covid-19 Di Pondok Pesantren Putra-Putri Miftahul Mubtadiin Ar-Ridlo Krempyang Nganjuk. Janaka, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–15.
Muda’i, S., Umami, H., & Aziz, M. S. (2020). Pengembangan Bakat Dan Potensi Dakwah Santri Berbasis Teknologi Informasi Di masa Covid-19 Di Pondok Pesantren Putra-Putri Miftahul Mubtadiin Ar-Ridlo Krempyang Nganjuk. Janaka, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–15.
Mujahidin, I. (2021). Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pengembangan Dakwah. Syiar:Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1), 31–44. https://doi.org/https://doi.org/10.54150/syiar.v1i1.33
Novita, M. (2017). Sarana dan Prasarana yang Baik Menjadi Bagian Ujung Tombak Keberhasilan Lembaga Pendidikan Islam. NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(2), 97–129.
Purwaningrum, S. (2019). Santri Produktif: Optimalisasi Peran Santri di Era Disrupsi. Prosiding Nasional, 2, 101–116.
Rahmatika, A., & Khoirullina, N. (2020). Upaya Meneguhkan Islam Rahmatan Lil’alamin melalui Majalah Bangkit. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 5(2), 191–204.
Sholikhah, A. (2016). Statistik Deskriptif dalam Penelitian Kualitatif. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 342–362.
Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.
Syafe’i, I. (2017). Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 61–82. https://doi.org/https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097
Wibowo, A. (2019). Penggunaan Media Sosial Sebagai Trend Media Dakwah Pendidikan Islam di Era Digital. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 339–356. https://doi.org/https://doi.org/10.33852/jurnalin.v3i2.141
Yohandi, Y., & Baharun, M. (2020). Pembinaan Kader Da’i di Pondok Pesantren Nurul Islam. Maddah, 2(2), 25–33.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).