Educational Da'wah Strategy for Increasing Religious Activities
DOI:
https://doi.org/10.15575/ath.v7i2.20901Keywords:
Educational Da'wah, Religious, Activities StrategyAbstract
Da'wah is an activity to invite and call to goodness. All Muslims are obliged to carry out this virtue. SMP Darunnajah 2 Cipining as a formal educational institution for Junior High School provides a fairly good and interesting example to study. Da'wah is meant here is Da'wah to provide education and invitations to students to carry out and improve Worship to Allah SWT, do good deeds and read the Al-Quran. The method used is descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the Educational Da'wah Strategy at SMP Darunnajah 2 Cipining is to carry out the following activities: Religious Tausiyah, Joint tahajjud, Perkajum (Thursday-Friday Camp), Safari Da'wah, filling out amaliyah worship books, Guidance on learning to read the Al-Quran. With these activities, students are encouraged to be more enthusiastic in worship and learning to read the Qur'an, and to be more polite in behavior.
Â
Dakwah adalah kegiatan mengajak dan menyeru kepada kebaikan. Semua umat Islam berkewajiban untuk menjalankan keutamaan ini. SMP Darunnajah 2 Cipining sebagai lembaga formal pendidikan Sekolah Menengah Pertama memberikan contoh kegiatan dakwah Pendidikan yang cukup baik dan menarik untuk dipelajari. Dakwah yang dimaksud disini adalah Dakwah untuk memberikan Edukasi dan ajakan kepada para siswa untuk menjalankan dan meningkatkan Ibadah kepada Allah Swt., beramal saleh dan membaca Al-Qur’an. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa Strateri Dakwah Pendidikan di SMP Darunnajah 2 Cipining adalah dengan melakukan kegiatan sebagai berikut: Tausiyah Agama, tahajud Bersama, Perkajum (Perkemahan Kamis-Jumat), Safari Dakwah, pengisian buku ibadah amaliyah, Bimbingan belajar membaca Al-Quran. Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut menjadikan para siswa terdorong untuk lebih semangat dalam beribadah dan belajar membaca Al-Qur’an, dan lebih sopan dalam berprilaku.
References
Adam, S. (2018). Efektifitas Bahasa Gorontalo dalam Penyampaian Materi Dakwah. Jurnal Mediakita: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 2(1).
Alam, L. (2016). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Perguruan Tinggi Umum melalui Lembaga Dakwah Kampus. Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 101–119. https://doi.org/10.24269/ijpi.v1i2.171
Anriani, R. (2019). Strategi Dakwah Dalam Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Pada Siswa Smp Negeri 8 Biringbulu Kabupaten Gowa. UIN Alauddin Makasar.
Anwar, S. (2015). Strategi Pendidikan Agama Islam Dalam Mewujudkan Lingkungan Sekolah Yang Religius Di Sman 3 Bandung. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 13(1), 61–79.
Arif, S. (2014). Strategi Dakwah Sunan Kudus. Addin, 8(2), 245–268. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/addin.v8i2.597
Atika, N. (2018). Strategi Dakwah dalam Meningkatkan Kualitas Keagamaan pada Siswa SMAN 6 Gowa Kecamatan Parangloe. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Baidowi, A., & Salehudin, M. (2021). Strategi Dakwah di Era New Normal. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 2(1), 58–74. https://doi.org/https://doi.org/10.52593/mtq.02.1.04
Budiantoro, W. (2017). Dakwah di Era Digital. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 11(2), 263–281. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/komunika.v11i2.1369
Burhanuddin, A., & Ghulam, Z. (2020). Strategi Dakwah Kampung Qur’an Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Religius di Desa Kalidilem Randuagung Lumajang. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(2), 198–212. https://doi.org/https://doi.org/10.36835/dakwatuna.v6i2.631
Farihah, I. (2015). Strategi Dakwah di Tengah Konflik Masyarakat. Addin, 8(2), 295–318. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/addin.v8i2.599
Hadi, H. S. (2019). Manajemen Strategi Dakwah di Era Kontemporer. Jurnal Al-Hikmah, 17(2), 69–78. https://doi.org/https://doi.org/10.35719/alhikmah.v17i1.8
Mubasyaroh, M. (2017). Strategi Dakwah Persuasif dalam Mengubah Perilaku Masyarakat. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 311–324. https://doi.org/https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.2398
Munfarida, T. (2020). Strategi Pengembangan Dakwah Kontemporer. Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(1), 1–12.
Rahmawati, R. F. (2016). Kaderisasi Dakwah Melalui Lembaga Pendidikan Islam. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 1(1), 147–166.
Rofiq, A. (2020). Strategi Dakwah Kiai Abdul Ghofur di Era Milenial. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(1), 47–56. https://doi.org/https://doi.org/10.55352/mudir.v2i1.106
Sholehah, A. R., Anwar, S., & Herman, H. (2016). Pola Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan Yayasan Lembaga Pendidikan. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 1(1), 69–84.
Sirajuddin, M. (2014). Pengembangan Strategi Dakwah Melalui Media Internet (Peluang dan Tantangan). Al Irsyad Al-Nafs, 1(1), 11–23.
Wekke, I. S. (2013). Lembaga Pendidikan Sebagai Pilar Dakwah di Wilayah Minoritas Muslim. Urnal Dakwah Alhikmah, 4(2), 93–118.
Wibowo, A. (2019). Penggunaan Media Sosial Sebagai Trend Media Dakwah Pendidikan Islam di Era Digital. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 339–356. https://doi.org/https://doi.org/10.33852/jurnalin.v3i2.141
Zakiyyah, Z., & Haqq, A. A. (2018). Strategi Dakwah Bil Hal dalam Program Posdaya Berbasis Masjid. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 9(1), 127–143. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24235/orasi.v9i1.2969
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).