Implementation of National Morals in Islamic Boarding Schools to Strengthen Religious Identity and Superior Character
DOI:
https://doi.org/10.15575/ath.v9i1.27149Keywords:
Implementation of National Morals, Religious Identity, Superior CharacterAbstract
Pesantren has an important role in fostering the morals of the nation by strengthening religious identity and building superior character. In the era of the Industrial Revolution 4.0, which is dominated by digitalization and technological developments, moral challenges are increasingly urgent in building an ethical society. The purpose of this study is to examine the role of pesantren in fostering the nation's morals in this digital era. This research is included in library research, which is descriptive qualitative in nature. The results show that pesantren provide in-depth religious education to students, strengthen their religious identity, and teach strong moral values. In addition, pesantren also build superior character through a holistic education approach. They encourage the development of positive attitudes such as discipline, responsibility, honesty, hard work, and helping. Pesantren also provide leadership and social skills training to santri. This research resulted in an in-depth understanding of the strategic role of pesantren in fostering the nation's morals. The development of the nation's morals through pesantren contributes to creating a young generation that is technologically savvy, has integrity, and is able to contribute positively in building a civilized society.
Â
Pesantren memiliki peran penting dalam membina akhlak bangsa dengan memperkuat identitas keagamaan dan membangun karakter unggul. Dalam era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi oleh digitalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan moral semakin mendesak dalam membangun masyarakat yang beretika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pesantren dalam pembinaan akhlak bangsa di era digital ini. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan (library research), yang bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memberikan pendidikan agama yang mendalam kepada santri, memperkuat identitas keagamaan mereka, dan mengajarkan nilai-nilai moral yang kuat. Selain itu, pesantren juga membangun karakter unggul melalui pendekatan pendidikan holistik. Mereka mendorong pengembangan sikap positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, dan tolong-menolong. Pesantren juga memberikan pelatihan kepemimpinan dan keterampilan sosial kepada santri. Penelitian ini menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang peran strategis pesantren dalam membina akhlak bangsa. Pembinaan akhlak bangsa melalui pesantren berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas teknologi, berintegritas, dan mampu berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang beradab.
References
Agustian, A. G. (2015, Mei 28). Degradasi Akhlak di Indonesia karena Krisis Keimanan. Retrieved from hidayatullah.com: https://hidayatullah.com/berita/nasional/2015/05/28/70566/ary-ginanjar-degradasi-akhlak-di-indonesia-karena-krisis-keimanan.html
Anhari, M. (2003). Integrasi Sekolah Kedalam Sistem Pendidikan Pesantren (Tinjauan Filosofis Dalam Perspektif Islam), Surabaya: Diantama Amir Feisal, Jusuf, 1995, Reorientasi Pendidikan Islam.
Anwar, S. S. (2014). Tanggung Jawab Pendidikan dalam Perspektif Psikologi Agama. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 11-21. Retrieved from https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy/issue/view/83
Athiyah Al-Abrasyi, M. (1996). Beberapa Pemikiran Pendidikan Islam., (Jogyakarta: Titian Ilahi Press,), h1.
Al-Ghazali. Ikhtisar Iya ‘Ulumudin. Jakarta Selatan:Wali Pustaka. 2018., Mukadimah Ihya ‘Ulumudin Menjelang Hidayah Metode Praktis Menjadi Sufi Sehari-hari. Bandung: Mizan. 2017., Terjemahan dan Penjelasan Bidayatul Hidayah.Semarang: Islamic Fiqh Center.
Amin, A., & Maruf, F. P. (1993). Etika: Ilmu Akhlak. cet. VII, Jakarta: Bulan Bintang.
Anam, M. (2022). Pendidikan Karakter Takwa Perspektif Syekh Ahmad Khatib Sambas (Doctoral dissertation, Institut PTIQ Jakarta).
Atikah, I. I. F. (2019). Implementasi pendidikan karakter di pondok modern Darussalam Gontor Ponorogo. Institut Agama Islam Negeri (Iain) Ponorogo, April, 1328.
Baharuddin, I. (2015). Pesantren dan Bahasa Arab. Thariqah Ilmiah: Jurnal ilmu-ilmu kependidikan & Bahasa Arab, 1(01). http://dx.doi.org/10.24952/thariqahilmiah.v1i01.253
Bambang, T. (2008). Menginstal Akhlak Anak., Jakarta, PT Grafindo Media.
Busroli, A. (2019). Pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih dan Imam al-Ghazali dan relevansinya dengan pendidikan karakter di Indonesia. AT-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 71-94. https://doi.org/10.15548/attarbiyah.v10i2.1123
Fauzan, F. (2015). Peran Pesantren dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter. El-Furqania: Jurnal Ushuluddin dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(01). Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/elfurqania/article/download/881/640
Fajrussalam, H. (2020). Peran Pondok Pesantren dalam Pemberdayaan Akhlak-Sosial di Era Industri 4.0. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 1(2), 165-176. https://doi.org/10.21154/sajiem.v1i2.8
Fahham, A. M. (2013). Character Education in Islamic Boarding School. Aspirasi, 4, 29-45.
Halik, A. (2018). Jurnal Peran Manajemen Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Pembentukan Akhlakul Karimah. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 5(2). Retrieved from https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/istiqra/article/view/452
Harahap, Y. S. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Hasan, M. (2002). Membentuk Pribadi Muslim. Yogyakarta: Pustaka Nabawi.
Hasanah, A. (2022). Penguatan Karakter Kebangsaan Melalui Pendekatan Integratif pada Mapel Rumpun PAI di Madrasah. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01). https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2133
Hertriani, A. R. (2016). Peran Nyai dalam pengambilan kebijakan pesantren (Studi kasus di pondok pesantren KH. Syamsuddin, Durisawo, Ponorogo) (Doctoral dissertation, STAIN Ponorogo).
Jamil, N. A., Masyhuri, M., & Ifadah, N. (2023). Perspektif Sejarah Sosial dan Nilai Edukatif Pesantren dalam Pendidikan Islam. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, 3(2), 197-219. https://doi.org/10.54471/rjps.v3i2.2527
Kahfi, A. (2022). Implementasi profil pelajar Pancasila dan Implikasinya terhadap karakter siswa di sekolah. DIRASAH: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam, 5(2), 138-151. Retrieved from https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/2963248
Kulsum, U., & Muhid, A. (2022). Pendidikan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam di Era Revolusi Digital. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 12(2), 157-170. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2287
Lase, D. (2019). Pendidikan di era revolusi industri 4.0. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan, 12(2), 28-43. https://doi.org/10.36588/sundermann.v1i1.18
Maolani, I. (2003). Pembinaan Moral Remaja Sebagai Sumber Daya Manusia di lingkungan Masyarakat: Studi Deskriptif-analitik Tentang Pelaksanaan Program Pembinaan dan Pengembangan Remaja dalam Peningkatan Sikap Moral di Lima Dewan Keluarga Masjid Desa Lingawangi Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia). Muhammad, A. A. A. (1984). Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Agama Islam. Jakarta, bulan Bintang, hal. 104 18
Marimba, A. D. (2021). Pengantar filsafat pendidikan Islam., (Bandung: Al-Ma’rif Bandung,),h.46-49
Muhammad, G., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2021). Proses manajemen peserta didik dalam membentuk karakter religius. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 6(2), 161-174. https://doi.org/10.15575/ath.v6i2.14772
Moestoko, S. (1986). Pendidikan di Indonesia dari Zaman ke Zaman. Jakarta: Balai Pustaka.
Muslich, M. (2022). Pendidikan karakter: menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.
Nasution, N. A. (2020). Lembaga Pendidikan Islam Pesantren. Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 5(1), 36-52. http://dx.doi.org/10.31604/muaddib.v5i1.36-52
Nurhasanah, A., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Upaya Membangun Karakter yang Unggul dengan Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8745-8751. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2386
Nur, H. (2013). Building children’s character through traditional games. Junal Pendidikan Karakter, 3(1), 87-94.
Nuraeni, N. F., Amirudin, A., & Muzaki, I. A. (2021). Pembentukan Karakter di Masa Pandemi Melalui Pendidikan Agama Islam. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 6(2), 146-160. https://doi.org/10.15575/ath.v6i2.13496
Pratama, D. A. N. (2019). Tantangan karakter di era revolusi industri 4.0 dalam membentuk kepribadian muslim. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 198-226. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v3i1.518
Supriyanti, L., Lukman, A., & Fadilah, F. (2023). Strategi Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darussalam dalam Pembetukan Karakter Religius Siswa (Doctoral dissertation, Institut agama Islam negeri).
Suriyati, S. (2022). Peningkatan Perilaku Akhlak Mulia Siswa pada Pembelajaran SKI tingkat Madrasah Tsanawiyah. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(9), 3270-3280. Retrieved from https://journal-nusantara.com/index.php/JIM/article/view/768
Spivey-Mooring, T., & Apprey, C. B. (2014). University of Virginia Graduate Mentoring Institute: A model program for graduate student success. Peabody Journal of Education, 89(3), 393-410. https://doi.org/10.1080/0161956X.2014.913453
Suyanta, S. (2020). Internalisasi Etika Berbicara Santri kepada Guru (Penelitian pada Dayah Terpilih di Bireuen Aceh Utara). Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh, 7(1), 33-56. https://doi.org/10.37598/pjpp.v7i1.404
Yanti, F. (2022). Komunikasi Pesantren. Agree Media Publishing.
Yanuarti, E. (2016). Studi Komparatif Prestasi Siswa (Mengikuti dan tidak Mengikuti Ekstrakurikuler ROHIS). Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2). https://doi.org/10.35905/alishlah.v14i2.389
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).