The concept of thinking and dzikir as an Islamic education process

Authors

  • Deni Tata Kusuma UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Adang Hambali UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Andewi Suhartini UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.15575/ath.v8i2.27906

Keywords:

Dhikr, Islamic Education, Thought

Abstract

Education is currently experiencing changes that are far from instilling religious values, so there is a need for a dhikr approach in educating students and not just focusing on thinking. The purpose of this research is to find out the potential between thinking and remembrance and its implications in Islamic education. This article uses a qualitative approach by taking books, journals, newspapers and others according to the title and material discussed. From these problems it can be concluded that by combining Islamic education from thinking and remembrance it will produce humans who are always strong from the outside and strong from within as well, strong from the outside, one of which is physically, emotionally, can make decisions correctly and is strong from within, namely his relationship with Allah Almighty being more harmonious in carrying out any activity cannot be separated from remembering Allah SWT.

 

Pendidikan islam pada zaman ini telah mengalami penurunan nilai-nilai agama yang begitu jauh, siswa semakin kurang dari sisi spiritualnya, sehingga perlu dan harus adanya perubahan, salah satu pendekatannya dengan membersihkan hati kembali kepada Allah Swt. dengan cara berzikir membuka pikiran terhadap nilai-nilai agama. Tujuan penelitian ini diharapkan menjadikan siswa lebih dekat kepada Allah Swt. dan menjadi siswa yang berkualitas bukan kuantitas. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil dari buku, jurnal, koran dan lainnya yang sesuai dengan judul dan materi yang dibahas. Dari hasil penemuan berbagai litertatur bahwa berfikit dan dzikir memiliki kesinanbungan dalam memperbaiki jasmani dan rohani siswa yang nantinya akan memiliki rasa empati, berakhlak mulia, berkata dengan sopan santun. Simpulannya dalam hal ini bahwasanya dengan menggabungkan pendidikan Islam dari pikir dan zikir akan menghasilkan manusia yang senantiasa kuat dari luar dan kuat dari dalam pula, kuat dari luar salah satunya fisik, emosional, dapat mengambil keputusan dengan tepat dan kuat dari dalam yaitu hubungan siswa dengan Allah Swt. semakin harmonis dalam melakukan aktivitas apapun tidak lepas dari mengingat Allah Swt.

References

Asep, 2021, Konsep Berpikir dan Dzikir sebagai Proses Pendidikan Islam, BESTARI, Vol. 18, No. 1, 2021, p-ISSN 1907-1337; e-ISSN 2807-6532

Ibnu At-Thaillah al-Sakandari, Zikir Penentram Hati, Jakarta: Zaman, 2013

M. Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah, Jakarta : Lentera Hati, 2012.

Al-Ghazali. (1998). The Niche of Light (Al-Miskat al-Anwar. Terjemah David Buchman Proco Utah: Brigham Young University Press, Hal. 6-7.

Al-Maragi, A. M. (1994). Tafsir Al-Maragi, terj. Anwar Rasyidi dan Al Humam. Semarang: : PT. Karya Toha Putra, Hal. 186.

Asep Kurnia, N. A. (2021). Konsep Berpikir dan Dzikir sebagai Proses Pendidikan Islam. Jurnal BESTARI Vol. 18, No. 1. p-ISSN 1907-1337; e-ISSN 2807-6532., Hal. 45.

Elfiki, I. (2013). “Quwwat al-Tafkir†oleh penerjemah Khalifurrahman Fath & M. Taufik Damas, Terapi Berpikir Positif. Jakarta: Zaman, Hal. 3.

Fathoni, A. (2020). Dzikir dan Fikir. Nusa Tenggara Barat: Forum Pemuda Aswaja, Hal. 98.

Khakim, S. Y. (2019). Konsep Dzikir Menurut Amin Syukur dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam. Jurnal Lisan Al-Hal, Vol. 13, No. 1, Juni, 116.

Kurnia, A., AHMAD EQ, N., & Suhartini, A. Konsep Berpikir dan Dzikir sebagai Proses Pendidikan Islam. Bestari| Jurnal Studi Pendidikan Islam, 18, 43-54.

Mohd Rozali, S. &. (2013). A Pilot Study of the Effect of Zikir on the Performance Psychology Using Heart Rate Variability (HRV). 4th International Graduate Conference on Engineering, Science & Huminities (IGCESH ),. http://umpir.ump.edu.my/3548/%5Cnhttp://umpir.ump.edu.my/3548/1/igcesh2013-paper_(406).pdf.

Nashori, M. K. (2022). Efektivitas Terapi Zikir Istighfar untuk Mengurangi Gejala Gangguan Stres Pascatrauma Pada Istri Korban Kekerasan Dalam RUmah Tangga. Jurnal Psikologi Vol. 5 No. 2, Februari 2022, Hal. 86.

Quthb, S. (1992). Tafsir fi Zhilalil-Qur’an, terj. As‟ad Yasin dan Abdul Aziz Salim Basyarahil. Depok: Gema Insani, Hal. 298.

Quthb, S. (1992). Tafsir fi Zhilalil-Qur’an, terj. As‟ad Yasin dan Abdul Aziz Salim Basyarahil. Depok: Gema Insani, Hal. 299.

Downloads

Published

2023-10-31