Profil pemahaman tenaga pendidik terhadap standar sarana dan prasarana

Siti Halimah

Abstract


Pencapaian Standar Nasional Pendidikan bagi madrasah merupakan salah satu keberhasilan dan mutu pendidikannya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil pemahaman dan pencapaian Standar Nasional Pendidikan di lingkungan sekolah. Metode pnelitian yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pedoman wawancara tentang standar nasional pendidikan. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi pemahaman tentang standar sarana dan prasarana. Selain itu, terdapat variasi komponen atau aspek standar sarana prasarana yang dipahami oleh kepala sekolah dan guru-guru. Sehingga hasil penelitian ini berimplikasi terhadap pentingnya sosialisasi komponen-komponen standar evaluasi kepada seluruh pendidik di suatu sekolah/madrasah.


Keywords


profil pemahaman; standar sarana dan prasarana

References


Amrozi. (2011). Kesesuaian Sarana Prasarana, Kompetensi Guru, Manajemen, Dan Proses Praktikum Prodi Keahlian Teknik Otomotif Smk Ditinjau Dari Standar Peraturan Pemerintah Ri Nomor 19 Tahun 2005. Teknologi Dan Kejuruan, Vol. 34, N, 23-34.

Arif, S. (2013). Orientasi Pembinaan Dan Pengembangan Profesi Guru Di Madrasah. Tadris: Jurnal Pendidikan Islams, Volume 8 1.

Arifin, B. Dan. (2012). Manajemen Sarana Dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmendri. (2014). Kompetensi Kepala Madrasah Dalam Pelaksanaan Delapan Standar Nasional Pendidikan (Snp). Ta’dib, Volume 17,.

Bandhopadhyay, M. (2009). Present Status Of Infrastructure Facilities In Schools In India: From National And State Level Perspective. National University Of Educational Planning And Administration.

Busono, T. (2011). Evaluasi Pemenuhan Standar Minimal Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dasar Di Kota Bandung. Invotec, Vii, No. 1, 81–91.

Chairunnisa, C. (2013). Kepemimpinan, Sistem, Dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, Dan Kefektifan Organisasi Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 56–60.

Dewi. (2013). Kinerja Kepala Sekolah: Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Konflik Dan Efikasi Diri. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 150–166.

Dewi, I. K. H. (2011). Evaluasi Program Smp Standar Nasional Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, Vol. 17, N. Retrieved From Https://Jurnaldikbud.Kemdikbud.Go.Id/Index.Php/Jpnk/Article/Viewfile/54/51

Fauzi, A. (2016). Strategi Pengembangan Madrasah. Jurnal Tarbawi, Volume 2.

Firdaus, I. (2013). Standar Pelayanan Minimum Pendidikan (Studi Kasus Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Di Sekolah Laboratorium-Percontohan Upi Bandung), Vol 1, No. Retrieved From Http://Ejournal.Upi.Edu/Index.Php/Ear/Article/View/1114

Gazali, M. (2013). Optimalisasi Peran Lembaga Pendidikan Untuk Mencerdaskan Bangsa. Jurnal Al-Ta’dib, Vol. 6 No.

Ismail, M. I. (2010). Kinerja Dan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran. Jurnal Lentera Pendidikan, 13 No. 1.

Kasman. (2010). Improvisasi Manajemen Kurikulum Dan Pembelajaran Sekolah Bermutu. Jurnal Manajemen Pendidikan, 23(2), 122–130.

Kurniawati, P. I. (2013). Manajemen Sarana Dan Prasarana Di Smk N 1 Kasihan Bantul. Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, Volume 1,.

Megasari, R. (2014). Peningkatan Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Untuk Meningkatan Kualitas Pembelajaran Di Smpn 5 Bukittinggi. Jurnal Administrasi Pendidikan, Volume 2 N.

Moh. Munir. (2014). Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sma Negeri2 Suarabaya. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 4 No. 4.

Nur’aini, E. (2015). Evaluasi Standar Sarana Prasarana Di Smp Negeri I Banguntapan Bantul Yogyakarta, Vol : Xxii.

Prihartini, Y. (2014). Dasar-Dasar Pengembangan Profesi Guru Menurut Teori Dan Praksis Pendidikan. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol 4 (201. Retrieved From Http://E-Journal.Iainjambi.Ac.Id/Index.Php/Kontektualita

Sardi. (2012). Bahan Ajar Penyusunan Bisnis Proses Kebijakan Mutu Sasaran Mutu. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan Seni Dan Budaya.

Soeharto. (2012). Pencapaian Standar Nasional Pendidikan Di Sekolah Menengah Kejuruan Daerah Istimewa Yogyakarta. Cakrawala Pendidikan, Xxxi(1).

Subijanto, S. W. (2012). Analisis Kinerja Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 18 (3), 310–318.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Supandi. (2007). Kesenjangan Antara Kondisi Pendidik, Pengelolaan serta Sarana dan Prasarana di Provinsi Banten dengan Standar Nasional Pendidikan. Alqalam, 24 No. 3.

Teguh Triwiyanto. (2013). Standar Nasional Pendidikan Sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2).

Triwiyanto, T. (2013). Standar Nasional Pendidikan sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2), 161.

Usman, M. U. (2008). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.15575/ath.v4i2.4600

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Siti Halimah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
Hak Cipta © UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Indexing:

 

Laboratorium Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Gunung Djati
Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kampus 2 Jalan Cimincrang (Soekarno-Hatta) Kel. Cimincrang Kec. Gedebage, Kota Bandung 40294 Bandung, Indonesia

Handphone: Mahlil Nurul Ihsan (+6289606296370)
E-mail: jurnal.atthulab@uinsgd.ac.id