Etika guru PAI menurut Imam Nawawi (analisis ilmu pendidikan Islam)


Dadan Nurulhaq(1), Miftahul Fikri(2), Shopiah Syafaatunnisa(3*)

(1) Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(2) Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(3) , Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Khazanah Islam yang kaya dari pemikir klasik hingga saat ini dapat menjadi referensi yang sesuai untuk diaktualisasikan oleh Guru PAI. Salah satu pemikir tersebut ialah Imam Nawawi ad-Dimasyqi. Persoalannya ialah: bagaimana urgensi etika guru menurut Imam Nawawi bagi Guru PAI? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi etika guru menurut Imam Nawawi bagi Guru PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analisis konten. Adapun teknik pengumpulannya menggunakan studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan suatu kesimpulan bahwa urgensi etika guru menurut Imam Nawawi bagi guru PAI: (a) berkenaan dengan profesi: sikap peduli terhadap murid;  dan (b) berkenaan dengan tantangan pendidikan modern: niat yang ikhlas dalam mengajar. Dengan niat yang ikhlas dan sikap peduli terhadap murid, guru PAI akan meningkatkan kualitas, memperoleh keberkahan ilmu, dan dapat menjalankan perannya secara totalitas.


Keywords


etika; guru PAI; Imam Nawawi

References


Afifuddin, D. (2008). Spektrum Pendidikan Islam.

Alim, A. (2014). Tafsir Pendidikan Islam.

An-Nawawi. (1987). Adab al-`Alim wa al-Muta`allim wa al-Mufti wa al-Mustafti.

Apandi, I. (2018). Mewujudkan Pembelajaran Abad 21 dan HOTS melalui Penguatan Keterampilan Proses Guru dalam PBM.

Assegaf, A. R. (2013). Aliran Pemikiran Pendidikan Islam: Hadharah Keilmuan Tokoh Klasik sampai Modern.

Aziz, S. (2015). Pemikiran Pendidikan Islam Kajian Tokoh Klasik dan Kontemporer.

Creswell, J. (2010). Research Design Penelitian Kualitatif.

Daulay, H. P. (2006). Pendidikan Islam: Dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Ekonomi, M., & Mea, A. (2016). Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam Vol . 05 , Januari 2016. 05, 1175–1183.

Hasan, M. T. (2005). Prospek Islam dalam Menghadapi Tantangan Zaman.

Nata, A. (2000). Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam; seri kajian filsafat pendidikan Islam.

Nata, A. (2001). Perspektif Islam tentang Pola Hubungan Guru-Murid Studi Pemikiran Tasawuf Al-Ghazali.

Prihantoro, H. A. (2018). Adabul `Alim Wal Muta`allim.

Putra Daulay, H. dan N. P. (2012). Pendidikan Islam dalam Mencerdaskan Bangsa.

Ramayulis. (1994). Metodologi Pengajaran Agama Islam.

Shihab, M. Q. (2015). Pengantin Al-Quran.

Suharto, T. (2011). Filsafat Pendidikan Islam.

Sutrisno, M. A. (2012). Pendidikan Islam Berbasis Problem Sosial.

Wahyono, D. (2018). Cabuli Belasan Murid, Guru Ngaji di Babel ditangkap Polisi.

Winarno, H. H. (2013). Cabuli Siswanya, Mantan Kepsek di Batam divonis 7 tahun penjara.

Zubaidah, N. (2012). Hasil Uji Kompetensi Guru Memprihatinkan.




DOI: https://doi.org/10.15575/ath.v4i2.4682

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Dadan Nurulhaq, Miftahul Fikri, Shopiah Syafaatunnisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal licensed by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0

Indexing:

 

Laboratory of Islamic Religious Education UIN Sunan Gunung Djati
2nd Floor of Education Building
Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(Campus 2) Jalan Cimincrang (Soekarno-Hatta), Cimincrang-Gedebage-Bandung, Indonesia 40294.

Phone: Mahlil Nurul Ihsan (+6289606296370)
E-mail: jurnal.atthulab@uinsgd.ac.id