Strategi Penanganan Hambatan Perilaku serta Emosi pada Anak Hiperaktif dan Tunalaras

Dini Anggraeni, Khamim Zarkasih Putro

Abstract


Tunalaras dan hiperaktif memiliki makna yang berbeda yaitu anak hiperaktif adalah anak memiliki hasrat untuk meakukan sesuatu dengan intensitas yang berlebih yang biasanya anak hiperaktif tidak bisa diam dan selalu bergerak. Sedangkan anak tunalaras adalah anak yang memiliki kelainan prilaku dan sosial yang berda pada tahap kelaianan yang kronis. Untuk itu diperlukan strategi dalam penanganan anak hiperaktif dan tunalaras. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui strategi penanganan hambatan prilaku serta emosi pada anak hiperaktif  dan tunalaras. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode library research atau yang lebih dikenal studi pustaka. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara menelaah  jurnal, buku, sumber-sumber data dan informasi lainnya yang relavan dengan kajian. Pada penelitian ini menggunakan anlisis data deskriptif  dengan metode reduksi data dan analisis data serta penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa strategi penanganan anak hiperaktif dengan menggunakan  pendekatan konvensional dan pendekatan trapis ilmiah menjadi salah satu strategi mengurangi atau mengatasi hiperaktif pada anak usia ini. Untuk penangan anak dengan tunalaras terdiri dari pendekatan biomedis,  pendekatan psikodinamik, pendekatan perilaku, pendekatan pendidikan, dan pendekatan perilaku


Full Text:

PDF

References


Anantasari. (2006). Menyikapi Prilaku Agresif Anak. Yogyakarta: Kanisius.

Azizah, A. (2017). Studi kepustakaan mengenai landasan teori dan praktik konseling naratif. Jurnal BK UNESA, 7(2), 1–7. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/18935/17288

Cartwringht. (1981). Effective Program for Parent Of Young handicapped Children. Sage Journals. Retrieved from https:..doi.org/10.1177/027112148100100305

Desiningrum, Dinie, R. (2016). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Psikosain.

Efendi, M. (2006). Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hallahan, Daniel, P., & Kauffman, James, M. (1988). Exceptional Children: Introduction to Special Education Fourth Edition. New Jersey: Prentice Hall: 4th Edition.

Latief, M., Zubaidah, R., Zulkhairina, & Afandi, M. (2013). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenadamedia Shanti Group.

Mangunsong, F. (2011). Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Jilid 1 (1st ed.). Depok: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi.

Mirzaqon, A., & Purwoko, B. (2018). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktik Konseling Expressive Writing Library. Jurnal BK UNESA, (1), 1–8. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/22037/20201

Nancy, H. F., & Umansky, W. (1989). Young Children with Special Needs. Ohio: A Bell & Howell Company.

Suharmini, T. (2005). Penanganan Anak Hiperaktif. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Zaviera, P. (2012). Anak Hiperakif Cara Cerdas Menghadapi Anak Hiperaktif Gangguan Konsentrasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.




DOI: https://doi.org/10.15575/japra.v4i2.13024

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats