Potensi Penggunaan Tempurung Kelapa sebagai Adsorben Ion Logam Fe(III)

Authors

  • Neng Mastiani Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Vina Amalia Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Tina Dewi Rosahdi Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/ak.v5i1.3731

Keywords:

Adsorpsi, Tempurung kelapa, Ion logam Fe(III), AAS, FTIR

Abstract

Besi merupakan logam yang paling banyak sekali ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kandungan besi berlebihan di dalam air dapat menyebabkan bekas karat pada pakaian, porselin dan dalam jumlah yang tinggi dapat bersifat sebagai racun bagi tubuh. Pada penelitian ini dipelajari potensi penggunaan tempurung kelapa sebagai adsorben ion logam Fe(III). Adsorben dari bahan tempurung kelapa disiapkan pada berbagai metode perlakuan awal, yaitu (1) tanpa perlakuan; (2) tanpa lignin (delignisasi); (3) diarangkan; (4) dikalsinasi pada suhu 400°C; dan (5) dikalsinasi pada suhu 600°C. Selanjutnya dari masing-masing perlakuan dibagi menjadi dua bagian untuk diaktivasi dan tidak diaktivasi dengan aktivator yang digunakan yaitu NaOH. Konsentrasi ion logam Fe(III) setelah adsorpsi dianalisis menggunakan AAS. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang paling efektif dalam menurunkan konsentrasi logam yaitu  pada suhu 600oC, tanpa aktivasi dengan efisiensi 100% dan kapasitas adsorpsi sebesar 0,93 mg/g. Berdasarkan hasil penelitian tempurung kelapa efektif digunakan sebagai adsorben untuk penurunan logam besi pada  larutan Fe(III) dari konsentrasi awal sebesar 10 ppm menjadi 0 ppm maka ion logam Fe pada larutan Fe(III)  10 ppm sudah terserap oleh adsorben tempurung kelapa.

References

Kusnaedi,. Jakarta: Penebar Swadaya, 2002.

Permenkes, "Persyaratan Kualitas Air minum," vol. 492, 19 April 2010.

Sya'ban, Penyerapan Ion Alumunium dan Besi dalam Larutan Sodium Silikat menggunakan Karbon Akti. Jakarta: Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Syarif Hidayatullah, 2010.

Marwati and Siti , Teknik Analisis dengan Atomic Absorption Spectrophotometry. Yogyakarta: FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, 2015.

Unang Supratman, Elusidasi Struktur Senyawa Organik. Bandung, 2010.

Downloads

Published

2018-06-28

Citation Check