AKAR REALISME SOSIALIS DALAM SASTRA ARAB JAHILIYAH ANALISIS KRITIS HISTORIS TERHADAP KOMUNITAS PENYAIR AS-SHA’ALIK
DOI:
https://doi.org/10.15575/hijai.v6i2.30330Keywords:
Historical Criticism, as-Sha'alik Poet, Socialist Realism, Jahiliyah Arabic LiteratureAbstract
Â
Penelitian ini bertujuan untuk melacak gagasan awal kemunculan aliran realisme sosialis di dunia Arab. Melalui penelitian ini, peneliti membuktikan bahwa meskipun aliran realisme sosialis itu muncul di Eropa pada masa modern, namun sesungguhnya di kalangan sastrawan Arab sejak era jahiliah, gagasan atau ide yang sejalan dengan aliran realisme sosialis sudah ditemukan di kalangan para sastrawan yang bergabung dalam sebuah komunitas yang diberikan nama sebagai as-Sha’alik. Dengan demikian, melalui penelitian ini, peneliti menarik kesimpulan bahwa para sastrawan Arab sejak periode awal sudah menerapkan nilai-nilai realisme sosialis dalam kreatifitas sastranya, walaupun mereka saat itu belum menamakannya dengan istilah tertentu. Di antara bukti-bukti untuk mendukung kesimpulan tersebut adalah bahwa ide yang diusung dalam karya sastra bukan hanya untuk mengeksplorasi tentang perasaan ataupun ide si penulis secara personal, namun juga merepresentasi aspirasi kelompok masyarakat lemah yang termarjinalkan. Artinya, gagasan yang diusung oleh para sastrawan as-Sha’alik ini lebih cenderung pada respon mereka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, kritik terhadap orang-orang kaya yang kikir ataupun penguasa dan pembelaan terhadap kaum lemah yang tertindas. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya dilakukan dengan tehnik penelitian pustaka (library research) dengan cara pembacaan terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, baik dalam bentuk buku ataupun jurnal, yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah analisis kritis historis yang bertujuan untuk melacak akar realisme sosialis dalam tradisi sejarah sastra Arab era jahiliyah. Dengan demikian melalui penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa orientasi karya sastra yang cenderung pada pembelaan terhadap kaum yang lemah merupakan fakta sejarah yang tidak dapat dinafikan keberadaannya dalam tradisi sastra Arab di era jahiliyah, sehingga ketika terjadi persentuhan dua tradisi sastra, Arab dan Eropa, di era modern maka dengan mudah realisme sosialis bisa diserap sekaligus diterapkan oleh para sastrawan Arab era modern, bahkan era kontemporer.
Â
ÂReferences
al-Jihad, R. Saddam (2018). Pancasila Ideologi Dunia: Sintesis Kapitalisme, Sosialisme dan Islam. Ciputat: PT. Pustaka Alvabet
al-Warad, ‘Urwah bin (1998). Diwan ‘Urwah bin al-Warad Amir as-Sha’alik. Editor: Asma Abubakar Muhammad. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah
Ananta Toer, Pramoedya (2007). Realisme Sosialis dan Sastra Indonesia. Jakarta: Lentera Dipantara
Anshori, Dadang S. (2020). Bahasa Rezim: Cermin Bahasa dalam Kekuasaan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Buana, Cahya (2021). Sastra Arab Klasik: Seri Jahiliyah. Malang: Literasi Nusantara.
Dhaif, Shawqi (1960). al-‘Ashr al-Jahili. Kairo: Dar Ma’arif
Hafni, ‘Abdul Halim (1987). Syi’r as-Sha’alik Manhajuhu wa Khashaisuhu. Kairo: al-Hai’ah al-Misriyyah al-‘Ammah lill Kuttab.
Kamil, Sukron (2009). Teori Kritik Sastra Arab: Klasik dan Modern. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Khalif, Yusuf (1966). as-Shu’ara as-Sha’alik fi al-‘Ashr al-Jahili. Kairo: Dar Ma’arif.
Ilham, Andri (2015) Puisi Arab dan Protes Sosial: Kajian Struktur-Muatan Puisi Sha’alik Pra Islam, Jurnal Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, Vol. 02, No. 02. Hal. 154-166
Shayib, Ahmad (1994). Usul an-Naqd al-Adabi. Kairo: Maktabah an-Nahdah al-Misriyah.
Sjuchro, Dian Wardiana dan Abie Besman (Oktober 2022). Manajemen Isu Komunisme dalam Bingkai Nasakom di Era Soekarno 1959-1966, Jurnal Representamen, Vol. 6, No. 2,
Mandur, Muhammad (t.t). al-Adab wa Mazahibu. Kairo: Nahdah Misr
Musa, Salamah (2011). Fil Hayah wa Adab. Kairo: Hindawi.
Wargadinata, Wildana dan Laily Fitriani (2018). Sastra Arab Masa Jahiliyah dan Islam. Malang: UIN Maliki-Press.
Zulhelmi (2016). Transformasi Sosial dalam Teks Sastra: Pembacaan Realisme Sosialis atas Novel Zaynab Karya Muhammad Husain Haykal, Banda Aceh: Bandar Publishing
Zulhelmi (2021). Literature, Covid 19 and Human Greed: A Socialist Realism Analysis of Tawfiq al-Hakim’s Short Story Dawlatul ‘Asafir. Buletin al-Turast, Volume 27, Nomor 01
Downloads
Published
Issue
Section
License
Please find the rights and licenses in Hijai - Journal on Arabic Language and Literature. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.Â
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User/Public Rights
Hijai's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Hijai permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Hijai on distributing works in the journal and other media of publications. Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.Â
4. Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Hijai).
5. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Hijai will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Hijai will only communicate with the corresponding author.
6. Royalties
Being an open accessed journal and disseminating articles for free under the Creative Commons license term mentioned, author(s) aware that Hijai entitles the author(s) to no royalties or other fees.Â
7. Miscellaneous
Hijai will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Hijai's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.