PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TPACK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS

Luthfia Ulva Irmita, Sri Atun

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) untuk meningkatkan literasi sains siswa. Perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  dan Lembar Kerja Siswa (LKS) pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Research and Development yang terdiri dari tiga tahap yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pada tahap pendefinisian dilakukan persiapan studi awal. Pada tahap perancangan dilakukan untuk menentukan indikator, tujuan pembelajaran dan analisis materi laju reaksi. Pada tahan pengembangan dilakukan pengembangan langkah-langkah kegiatan pembelajaran pada RPP dengan menggunakan pendekatan TPACK dan model discovery learning serta LKS pembelajaran yang akan diuji kelayakannya oleh dua orang dosen validator dan dua orang guru kimia Sekolah Menengah Atas (SMA). RPP dan LKS pembelajaran dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains yang mencakup ketiga aspek yaitu aspek konteks sains, konten sains dan proses sains. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dikatakan memiliki kelayakan yang baik dengan rata-rata skor untuk RPP yaitu 49,75 dan untuk LKS pembelajaran yaitu 43,5. Selain itu, uji kelayakan dengan menggunakan Aiken’s V perangkat pembelajaran dikatakan memiliki validitas yang tinggi dengan rata-rata nilai Aiken’s V yaitu 0,675. Dengan demikian, perangkat pembelajaran menggunakan pendekatan TPACK dengan model discovery learning dapat digunakan khususnya pada materi laju reaksi kimia.

Keywords


pendekatan TPACK; literasi sains; laju reaksi

References


Ardianto, D., & Rubini, B. (2016). Literasi sains dan aktivitas siswa pada pembelajaran IPA terpadu tipe shared. Unnes Science Education Journal , 5(1), 1153-1159.

Balim, A. G. (2009). The effect of discovery learning on students’ success and inquiry learning skills. Eurasian Journal of Educational Research , 35, 1-20.

Bozkurt, E. (2014). TPACK levels of physics and science teacher candidates: problem and possible solutions. AsiaPacific Forum on Science Learning and Teaching , 15(2), 1-22.

BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Hayati, D. K., Sutrisno, & Lukman, A. (2014). Pengembangan kerangka kerja TPACK pada materi koloid untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dalam mencapai HOTS S iswa. Edu-Sains , 3(1), 53-61.

Kemdikbud. (2013).Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 65, Tahun 2013, tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah. Khan, S. (2011). New pedagogies on teaching science with computer simulations. Journal of Science Education and Technology , 20, 215-232.

Klauge, A. (2011). Interaction design and science discovery learning in the future classroom. Nordic Journal of Digitasl Literacy , 6(03), 157-173.

OECD. (2006). Assessing Scientific, Reading and Mathematical Literacy A Framework for PISA 2006. USA: OECD.

OECD. (2013). PISA 2012 Assessment and Analytical Framework. OECD Publishing.

Park, S., Jang, Y., & Chen, C. (2011). Is pedadodical content knowledge (PCK) necessary for reformed science teaching? Research in Science Education , 41, 245-260.

Rakhmawan, A., Setiabudi, A., & Mudzakir, A. (2015). Perancangan pembelajaran literasi sains berbasis inkuiri pada kegiatan laboratorium. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA , 1(1), 143-152.

Sani, R. A. (2015). Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013. jakarta: PT Bumi Aksara.

So, H., & Kim, B. (2009). Learning about problem based learning: student teachers integrating technology, pedagogy and content knowledge. Australasian Journal Of Educational Technology , 25(1), 101-116.

Suminar, S. O., & Meilani, R. I. (2016). Pengaruh model pembelajaran discovery learning dan problem based lerning terhadap prestasi belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran , 1(1), 84-93.

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Wulandari, N., & Sholihin, H. (2016). Analisis kemampuan literasi sains pada aspek pengetahuan dan kompetensi sains siswa pada materi kalor. Jurnal Edusains , 8(1), 66-73.




DOI: https://doi.org/10.15575/jta.v2i1.1363

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Luthfia Ulva Irmita, Sri Atun

Journal  Tadris Kimiya Is Indexed By : 


Lisensi Creative Commons

Pendidikan Kimia: Jurnal Tadris Kimiya  dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0Hak cipta dilindungi undang-undangp-ISSN: 2527-6816 | e-ISSN: 2527-9637