ISLAM, NEGARA DAN STREOTIF ANTI PANCASILA

Sakrim Miharja

Abstract


Islam and Pancasila are often debated and confronted and both are often
regarded as two ideological poles that are opposite each other. The dialogical process
between Islam and Pancasila is a long journey of Indonesian history. Pancasila is not
Islam, but Pancasila has a spirit that revives it through Islam. Pancasila is considered a
gift of Muslims to the Unitary State of the Republic of Indonesia and it is impossible for
Muslims to betray it. This article tries to discuss about Islam and anti-Pancasila
stereotypes, a label that the government and certain groups have attached to the rise of
identity politics that has brought the religion of Islam in Indonesia.


Full Text:

PDF

References


Abdillah, M. (1999). Demokrasi di Persimpangan: Respon Intelektual Muslim

Indonesia Terhadap Konsep Dmeokrasi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Azhary, T. (2003). Negara Hukum Suatu Studi tentang Prinsip-prinsipnya Dilihat

dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Periode Negara Madinah dan

Masa Kini. Bogor: Kencana.

Baidhawy, Z. (2016). Pancasila Tauhid Sosial dalam Kehidupan Berbangsa dan

Bernegara. Maarif Vol. 11 (1), Hal. 41-78.

Husaini, A. 2009. Pancasila Bukan untuk Menindas Hak Konstitusional Umat Islam.

Kesalahpahaman dan Penyalahpahaman terhadap Pancasila 1945-2009.

Jakarta: Gema Insani Press.

Kartohadiprojo, S. 2010. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. Jakarta: Gatra

Pustaka.

Naim, N. (2015). Islam dan Pancasila: Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish

Madjid. Epistemé, Vol. 10 (2), Hal. 435-456.

Nashir, H. (2013). Islam Syariat; Reproduksi Salafiyah Ideologis di Indonesia.

Bandung: Mizan dan Maarif Institute.

Nasution, A. B. (1992). The Aspiration for Constitutional Government in Indonesia:

A Socio-Legal Study of the Indonesian Konstituante 1956-1959. Jakarta:

Pustaka Sinar Harapan.

Rohman, M. S. (2013). Kandungan Nilai-Nilai SyarIat Islam dalam Pancasila.

Millah Vol. XIII (1), Hal. 205-215.

Siradjd, S. A & Haerudin, Mamang Muhammad. (2015). Berkah Islam Indonesia,

Jalan Dakwah Rahmatan Lil’âlamîn. Jakarta: Quanta.

Suma, M. A. (2004). Himpunan Undang-Undang Perdata Islam dan Peraturan

Pelaksanaanya Lainnya di Negara Hukum Indonesia. Jakarta: PT.

RajaGrafindo Persada.

Sunny, I. 1988. Tradisi dan Inovasi Keislaman di Indonesia dalam Bingkai Hukum

Islam: dalam Hukum Islam dalam Hukum Islam dalam Tatanan Masyarakat

Indonesia. Jakarta: Logos Publishing.

Tim FORZA Pesantren. (2015). Ijtihad Politik Islam Nusantara; Membumikan Fiqih

Siyasah Melalui Pendekatan Maqashid Asy-Syari’ah. Kediri: Lirboyo Press.

Uhli, A. 1998. Oposisi Berserak, Arus Deras Demokratisasi Gelombang Ketiga di

Indonesia. Bandung: Mizan.

Yamin, M. (1959). Naskah Persiapan Undang-Undang Dasar 1945. Jakarta: Yayasan

Prapanca.

Zoelva, H. (2015). Relasi Islam, Negara dan Pancasila dalam Perspektif Tata

Hukum Indonesia. de Jure. Vol. 4 (2), Hal. 99-112.




DOI: https://doi.org/10.15575/jk.v1i1.3805

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Sakrim Miharja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________________

E - ISSN : 2622-6103


KELOLA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.>

 

Published by : PUSAT KAJIAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Flag Counter

 


View My Stats